Pages
This system library was created by the Publishing feature to store pages that are created in this site.

  
  
  
  
  
  
  
  
Summary
Page Content
​​Pelindo-1-Dukung-Pembangunan-Rumah-Tahfidz.aspx
  
11/5/2019 2:31 PMMARIZA RIZQI IRIANI S.I.Kom
Berita10/24/2019735
PT Pelabuhan Indonesia 1 (Pelindo 1) memberikan bantuan dana kepada Universitas Pembangunan Panca Budi melalui pembangunan Rumah Tahfidz Khaizerani,

PT Pelabuhan Indonesia 1 (Pelindo 1) memberikan bantuan dana kepada Universitas Pembangunan Panca Budi melalui pembangunan Rumah Tahfidz Khaizerani, di Jl. Klambir V, Gang Kapas III Lorong Panca Budi, Kecamatan Hamparanperak, Kabupaten Deliserdang. Bantuan ini merupakan  wujud nyata program Corporate Social Responsibility (CSR) atau Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) kepada masyarakat khususnya pada dunia pendidikan sekaligus juga sarana ibadah.

VP Public Relations Pelindo 1, Fiona Sari Utami, Kamis (24/10) menyampaikan bahwa bantuan ini diharapkan dapat membawa manfaat bagi pengembangan dunia pendidikan khususnya di wilayah kerja Pelindo 1. “Kami berharap semoga  keberkahan dari doa di Rumah Tahfiz ini bisa memberikan manfaat sehingga ke depan Pelindo 1 bisa semakin maju, dan kami mengharapkan doa dan dukungannya kepada Pelindo 1 untuk bisa melakukan program-program di tahun ini dan tahun mendatang, yang tentunya akan memberikan kemajuan kepada Sumatera Utara," ujar Fiona.

Sementara itu, Rektor Universitas Pembangunan Panca Budi Dr. H. M. Isa Indrawan, SE, MM menyebutkan, Rumah Tahfidz merupakan program dari Universitas Panca Budi yang akan melibatkan para mahasiswa untuk ikut mengajar anak-anak menjadi tahfiz. 

“Kami menyampaikan apresiasi dan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada Pelindo 1 yang telah banyak memberikan bantuan dan perhatiannya terhadap program pembangunan ini. Kami berharap kerjasama ini tetap akan berlanjut," jelas Isa Indrawan saat peresmian Rumah Tahfiz Khaizerani, pada Rabu (23/10).


Ketua Panitia sekaligus Penanggung Jawab Rumah Tahfidz Khaizerani, Manshuruddin, S.Pd.I, MA menjelaskan, rumah ini nantinya akan menghasilkan penghafal Al-Quran yang berkualitas. “Kami akan melakukan beberapa gerakan dalam menyambut pelajar Rumah Tahfidz Khaizerani yaitu gerakan wakaf, gerakan unit pengumpul zakat dan gerakan orang tua asuh. Kami juga menerima bilamana ada pihak-pihak yang ingin bergabung dalam pembelajaran rumah tahfidz ini," jelas Manshuruddin.

Fiona menambahkan, bahwa Program Kemitraan dan Bina Lingkungan dari Pelindo 1 yang diberikan dalam bentuk hibah kepada masyarakat, selain untuk sarana pendidikan dan ibadah juga diberikan untuk bantuan bencana alam,  kesehatan, sarana dan prasarana umum, pelestarian lingkungan dan bantuan sosial lainnya.(h04)

 Sumber :https://waspada.id/pelindo-1-dukung-pembangunan-rumah-tahfidz​​​


1,7-Juta-Warga-Sumut-Mudik-Lebaran.aspx
  
7/8/2019 2:26 PMMAULVI DZIKRANA MUHAMMAD S.I.P
Berita6/2/2019584
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara Abdul Haris Lubis mengatakan, ada 1.741.923 warga Sumut yang melakukan mudik.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara Abdul Haris Lubis mengatakan, ada 1.741.923 warga Sumut yang melakukan mudik. Namun, 68 persennya hanya mudik antar kabupaten dan kota dalam provinsi (AKDP) saja. Arus mudik di Sumut sudah dimulai sejak 30 Mei hingga Minggu (2/6/2019). Sementara arus balik diprediksi akan terjadi mulai 8 sampai 19 Juni 2019. Haris mengatakan, untuk menjaga agar mudik berjalan aman, pihaknya melakukan ramp chek ke sejumlah bus, serta membatasi waktu operasional mobil barang, dan membuat posko alat berat serta petugas transportasi. "Kita sudah menyiapkan ini semua dan melakukan inspeksi agar tidak ada lagi kelebihan muatan pada angkutan-angkutan umum demi keselamatan bersama,” katanya, Sabtu (1/6/2019).

PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) memberangkatkan 6.000 pemudik dalam program Mudik Bareng BUMN 2019 yang serentak digelar di enam kota di empat provinsi sekaligus yaitu Medan, Lhokseumawe, Sibolga, Pekanbaru, Kandis, dan Perawang menuju berbagai kota di Pulau Sumatera. Sebanyak 269 pemudik asal Pekanbaru berangkat menggunakan tujuh bus dilepas Gubernur Riau Syamsuar dan General Manager Pelindo 1 Pekanbaru I Wayan Wirawan menuju Medan dan Padang. Selanjutnya, berangkat 400 pemudik dari Perawang dan Kandis dengan tujuan Medan. Di Lhokseumawe, tiga bus yang diberangkatkan dari kantor Pelindo 1 Cabang Lhokseumawe berisi 92 pemudik dilepas General Manager Pelindo 1 Cabang Lhokseumawe Budi Azmi bersama Sekda Kota Lhokseumawe dengan tujuan Medan dan Banda Aceh. Di Sibolga, tiga bus diberangkatkan dari Kantor Pelindo 1 Cabang Sibolga dengan jumlah pemudik 73 orang menuju Medan, Padang, dan Pekanbaru, dilepas oleh General Manager Pelindo 1 Cabang Sibolga Suhari.


1.000-Ton-Beras-Untuk-Suriah-Dikirim-Melalui-Belawan.aspx
  
4/26/2018 9:28 AMRICA AGNAS GIRSANG
Berita4/21/2018149
Pelindo 1 turut memberi dukungan dalam kelancaran pengiriman 1.000 ton beras ke Suriah yang dikirimkan oleh Aksi Cepat Tanggap (ACT) melalui dermaga Belawan International Container Terminal (BICT), Sabtu (21/4).

PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I (Persero) turut memberi dukungan dalam kelancaran pengiriman 1.000 ton beras ke Suriah yang dikirimkan oleh Aksi Cepat Tanggap (ACT) melalui dermaga Belawan International Container Terminal (BICT), Sabtu (21/4).

Pelepasan kapal kemanusiaan untuk Suriah ini dilaksanakan di Terminal Penumpang Bandar Deli, Pelabuhan Belawan, dan dihadiri oleh Ketua MUI Sumut, Muhammad Hatta, Wakil Walikota Medan, Akhyar Nasution, Staf Ahli Kementerian Pertanian, Mat Syukur, General Manager Pelabuhan Belawan, Yarham Harid dan General Manager BICT, Aris Zulkarnain.

"Pelindo I memberi dukungan penuh dalam memfasilitasi pengiriman bantuan 1.000 ton beras Indonesia untuk korban kemanusiaan di Suriah yang diprakarsai oleh ACT," ujar General Manager BICT, Aris Zulkarnain.

"Bentuk dukungan yang diberikan Pelindo I adalah dengan menyediakan fasilitas dermaga untuk sandar kapal MSC Maria Pia yang memiliki Length Over All (LOA) sepanjang 198 meter, serta pelayanan pemanduan dan penundaan di dermaga BICT," sambungnya.

Lebih lanjut Aris menjelaskan, persiapan pelayanan kapal kemanusiaan ini dilakukan sesuai Standar Operasional dan Prosedur (SOP) pelayanan kapal yang berlaku di BICT.

"Ini adalah bukti Pelindo I tidak hanya profit oriented, tetapi juga social oriented. Kegiatan ini bisa berjalan dengan baik karena adanya sinergi dari semua instansi yang ada dan kami berharap kerjasama ini dapat semakin ditingkatkan lagi," jelas Aris.

Sementara Senior Vice President ACT, Imam Akbari mengungkapkan, pengiriman 1.000 ton beras melalui Kapal Kemanusiaan Suriah ini untuk menanggapi krisis kemanusiaan yang masih melanda pengungsi Suriah hingga saat ini.

"Hari ini, beras terbaik dari Indonesia dikirimkan untuk Suriah. 1.000 ton beras ini dipanen oleh petani Aceh saat panen raya pada awal Maret lalu," ungkapnya.

Pelabuhan Belawan dipilih menjadi titik bertolak karena kapal besar yang bakal digunakan untuk pelayaran bisa bersandar di dermaga BICT.

"Kapal Kemanusiaan untuk Suriah berangkat dari Pelabuhan Belawan menuju Pelabuhan Iskenderun, Turki, hampir sebulan perjalanan. Yang artinya beras ini akan tiba di awal Ramadan dan diharapkan dapat menjadi hidangan berbuka puasa maupun sahur bagi warga Suriah," jelas Imam.

Setibanya di Turki, bantuan beras ini akan didistribusikan kepada para pengungsi Suriah yang tinggal di sepanjang perbatasan Turki-Suriah.

ACS Humas Pelindo I, Fiona Sari Utami menambahkan, Pelindo I mengapresiasi langkah-langkah dan bantuan-bantuan yang sudah disampaikan oleh ACT baik di dalam negeri serta berbagai penjuru dunia.

"Pelindo I juga akan terus mendukung kegiatan yang bersifat sosial untuk memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat," tukasnya.


10.000-Ton-Beras-Impor-dari-Thailand-Tiba-di-Belawan.aspx
  
2/27/2018 1:57 PMRICA AGNAS GIRSANG
Berita2/25/201887
Sebanyak 10.000 ton beras impor yang berasal dari Thailand tiba di Pelabuhan Belawan, kota Medan, kemudian akan disimpan di Gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) Sumatera Utara (Sumut).

Sebanyak 10.000 ton beras impor yang berasal dari Thailand tiba di Pelabuhan Belawan, kota Medan, kemudian akan disimpan di Gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) Sumatera Utara (Sumut).

Kepala Bulog Divisi Regional (Divre) I Sumut, Benhur Ngkaimi, 10.000 ton beras impor dari Thailand tersebut tiba pada Sabtu (24/2) kemarin, sekira pukul 08.30 WIB.

"Sumut menerima jatah sebanyak 10.000 ton beras impor, kemudian langsung dibongkar untuk disimpan di gudang Bulog," katanya, Minggu (25/2).

Benhur menjelaskan, awalnya direncanakan beras impor masuk 20.000 ton dari total yang masuk sebanyak 34.000 ton.

"Awalnya beras impor itu juga sudah masuk pada tanggal 17 Februari 2018, tetapi akhirnya pada tanggal 24 Februari," jelasnya.

Dengan masuknya beras impor, maka stok beras Bulog semakin aman. Harga beras di pasar Sumut hingga akhir pekan ini masih di kisaran Rp10.500 hingga Rp11.000 per kilogram.   


11-Kontaener-Hasil-Perikanan-Asal-Sumut-Diekspor.aspx
  
7/22/2019 10:36 AMMARIZA RIZQI IRIANI S.I.Kom
Berita7/21/2019617
Produk perikanan dari Sumatera Utara kian diminati oleh pasar global khususnya Amerika Serikat, Korea Selatan, Yunani, Malaysia dan Uni Eropa.

​Produk perikanan dari Sumatera Utara kian diminati oleh pasar global khususnya Amerika Serikat, Korea Selatan, Yunani, Malaysia dan Uni Eropa.

“Dalam pekan ini dari Pelabuhan Belawan ada ekspor produk hasil perikanan sebanyak 11 kontainer,” ujar Kepala Stasiun Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (KIPM) Medan II, Edi Santoso, Sabtu (20/7/2019).

Produk perikanan yang diekspor tersebut terdiri dari ikan nila beku, gurita beku, cumi beku, lobster air tawar. Kemudian udang beku, daging kepiting, daging kepah, kakap segar, kerapu segar, bawal, cakalang dan ikan tenggiri.

Dia mengakui, ekspor 11 kontainer itu dilepas atau dilakukan bersamaan dari beberapa pelabuhan lainnya yang dilakukan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Puji Astuti, Jumat (19/7).

Selain dari Belawan, ekspor dengan total ratusan kontainer itu berasal dari Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Pelabuhan Tanjung Mas Semarang dan Pelabuhan Sukarno Hatta Makasar.

Terdapat lima pelabuhan itu merupakan pelabuhan dan kegiatan ekspor terbesar di Indonesia. Pelepasan ekspor itu dilakukan dalam rangkaian kegiatan Bulan Bakti KIPM Tahun 2019.

“Ekspor produk hasil perikanan dan satu kapal pengangkut ikan dengan nilai 1,1 juta dolar AS atau setara Rp15,5 miliar tersebut menunjukkan minat beli pasar dunia yang cukup tinggi,” katanya.

Ia menegaskan, kegiatan ekspor raya produk perikanan itu diharapkan dapat menunjukkan potensi perikanan Indonesia yang kaya akan hasil laut dan menjadi pilar utama dalam mendukung perekonomian Indonesia, khususnya Sumut.

Lebih lanjut Edi menjelaskan akan terus melakukan edukasi, sosialisasi dan pengawasan ketat agar ekspor produk perikanan itu sesuai atau memenuhi standar internasional. (Gus/Blw).

sumber : https://dnaberita.com/2019/07/21/11-kontaener-hasil-perikanan-asal-sumut-diekspor/

12-Mahasiswa-UINSU-Dapat-Beasiswa-Pelindo-1.aspx
  
2/6/2019 4:59 PMRICA AGNAS GIRSANG
Berita1/16/2019396
Sebanyak 12 mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) menerima beasiswa dari Pelindo I.
Sebanyak 12 mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) menerima beasiswa dari PT Pelindo I (Persero). Penyerahan beasiswa tersebut berlangsung di Aula Sidang FIS UINSU Jalan Willem Iskandar, Medan, Rabu (16/1/2019).

Hadir dalam penyerahan ter itu Dekan FIS UINSU Prof Dr Ahmad Qorib MA, Wakil Dekan III Dr Muhammad Faisal Hamdani MAg, Wakil Dekan II Fauziah Lubis MHum, Ka Laboratorium Dra Achiriyah MHum, Ketua Prodi Ilmu Komunikasi Dr Hasan Sazali MA, Sekjur Dr Nursapiah MA dan Direktur SDM PT Pelindo I (Persero) M Hamied Wijaya diwakili Epo Sembiring dari Badan Dakwah Islam PT Pelindo I.

Epo Sembiring mengatakan, pihaknya sangat konsern memberikan perhatian bagi mahasiswa kurang mampu khususnya mahasiswa yatim dan piatu guna tetap melanjutkan pendidikan hingga selesai kuliah.

"Alhamdulillah hari ini kita berbagi dan membantu mahasiswa UINSU. Dana ini dikumpul melalui zakat dan infak pegawai PT Pelindo I," kata Epo Sembiring.

Epi berharap bantuan beasiswa ini dapat membantu kesulitan mahasiswa selama menjalani pendidikan di Prodi Ilmu Komunikasi FIS UINSU.

Ahmad Qorib meminta mahasiswa yang menerima beasiswa tetap semangat belajar. Tidak ada kata putus asa dalam belajar. Kesulitan pasti dapat diatasi.

"Saya mengucapkan terimakasih kepada PT Pelindo I. Semoga ini menjadi awal kebaikan untuk meningkatkan SDM bagi UINSU," kata Ahmad Qorib.

150-ANAK-DI-DUA-KELURAHAN-TERIMA-BANTUAN-SEKOLAH.aspx
  
11/21/2019 2:56 PMMARIZA RIZQI IRIANI S.I.Kom
Berita11/18/2019767
150 ANAK DI DUA KELURAHAN TERIMA BANTUAN SEKOLAH

​​​Perusahaan  yang tergabung dalam Komite CSR Perusahaan Industri Kawasan Pelabuhan Pelindo I Cabang Dumai  kembali menyalurkan bantuan program pendidikan untuk masyarakat kategori kurang mampu disekitar kawasan Operasional.


Kali ini bantuan diserahkan untuk 150 anak didua kelurahan yakni Dumai Kota dan Laksamana. Upaya ini tentu sebagai bentuk kepedulian dan perhatian perusahaan dikawasan Pelindo terhadap masyarakat.

Penyerahan bantuan berlangsung di Mesjid Al Falah Jalan Budi Kemuliaan bersamaan dengan kegiatan subuh berkah Pemko Dumai yang disaksikan langsung Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo, bahkan turut hadir Camat Dumai Kota ,Lurah , penggurus Komite CSR selaku Bendahara Deki Indrawan ,RT dan para orangtua dan anak.

Deki Indrawan Selaku Bendahara Komite CSR mengucapkan terima kasih kepada seluruh RT yang sudah terlibat dalam proses pendataan anak yang berhak menerima. Dalam program bantuan pendidikan sudah ada beberapa kelurahan yang dibantu, dan kali ini  ada 150 anak dari 2 kelurahan yakni dumai kota dan laksmana  kategori kurang mampu.

Bantuan program pendidikan insyaallah akan terus berlanjut ditahun  berikutnya, sebab program  ini bertujuan untuk meringankan beban para orangtua dalam memenuhi perlengkapan sekolah.

 " Dalam hal ini sudah saatnya perusahaan  turut berkontribusi dalam mencerdaskan anak bangsa, dengan ikut andil dalam program pendidikan.Guna menciptakan generasi penerus bangsa yang lebih baik dan berkualitas."ujar Deki  yang juga Ketua Katar Bintan Itu

Deki juga memaklumi jika jumlah bantuan saat ini masih terbatas ,namun ditahun selanjutnya kita berusaha semaksimal mungkin bisa memberikan bantuan lebih maksimal lagi.Sebab program  pendidikan ini bertujuan untuk membantu tugas pemerintah dalam mencerdaskan anak bangsa.

Sementara Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo sangat mengapresiasi Penyaluran CSR  komite Perusahaan diarea Pelindo dalam bentuk program pendidikan.Tentu  upaya  ini  bentuk perhatian perusahaan terhadap warga khusus diarea operasional.

Dan penyaluran CSR memang  sudah sewajibnya dilakukan perusahaan .Wawako  sangat mendukung program ini, karena bentuk perhatian seluruh perusahaan yang tergabung didalam komite CSR dikawasan Indsutri Pelindo I.

Diharapkan bantuan seperti ini  terus berlanjut dengan jumlah yang lebih meningkat lagi. Sebab masyarakat disekitar sangat berharap perpanjangan tangan atau perhatian perusahaan karena  masyarakat diarea ini sangat merasakan dampak dari aktivitas pelabuhan.

"Masyarakat sangat terkontaminasi dengan polusi  asap dan debu dari aktivitas seluruh perusahaaan diarea pelindo, jadi tidak salah kalau masyarakat berharap ada perhatian khusus  atau kontribusi perusahaan untuk warga dsini .Tidak hanya bantuan program pendidikan diharapkan juga bantuan lain yang bermanfaat ."

Disamping itu, Wawako berharap anak anak yang mendapatkan bantuan berupa perlengkapan alat tulis  dapat belajar lebih giat lagi.Semoga perusahaan lain dapat menyalurkan

CSR  tepat sasaran.​


2018, Pelindo I Akan Tingkatkan Kapasitas Pelabuhan Dumai.aspx
  
11/19/2017 9:15 PMSystem Account
Berita10/31/201750
​PT Pelindo I (Persero) terus mengoptimalkan pelabuhan di Kota Dumai, Provinsi Riau, sebagai pelabuhan ekspor kdi Riau yang mencapai sekitar 13 juta ton per tahun

​PT Pelindo I (Persero) terus mengoptimalkan pelabuhan di Kota Dumai, Provinsi Riau, sebagai pelabuhan ekspor komoditas kelapa sawit terbesar di Pulau Sumatera, untuk bisa menyerap potensi ekspor minyak sawit mentah di Riau yang mencapai sekitar 13 juta ton per tahun. "Pada tahun 2018 Pelabuhan Dumai akan melakukan investasi cukup besar pada peningkatan fasilitas pelabuhan curah cair untuk minyak kelapa sawit mentah atau CPO. Fasilitas loading point curah cair akan dilakukan penambahan, dari semula hanya mampu memompa 200-300 ton per jam akan terus ditingkatkan menjadi 500 ton per jam," kata GM Pelabuhan Pelindo I Cabang Dumai Djuhaery di Dumai, Minggu.

Optimalisasi tersebut diyakini Djuhaery akan makin mengukuhkan pelabuhan dipesisir Riau itu sebagai yang terbesar untuk pelayanan ekspor CPO di Sumatera. Pelabuhan Dumai melayani ekspor CPO hingga sekira enam juta ton per tahun, jauh lebih besar ketimbang Pelabuhan Belawan di Provinsi Sumatera Utara yang melayani sekitar 3,5 juta ton per tahun.

Pelindo melakukan optimalisasi karena menilai bisnis pelabuhan curah cair di Riau sangat prospektif, dengan potensi ekspor CPO kini mencapai sekitar 13 juta ton per tahun dan berpeluang untuk meningkat. Pelabuhan Pelindo I Cabang Dumai baru bisa menyerap setengahnya saja, dan sisanya diekspor oleh pelaku bisnis sawit yang membuat pelabuhan sendiri.

Selain itu, peluang pengembangan pelabuhan Dumai juga akan mampu mendukung kinerja industri pelabuhan di Riau, yang akan sangat diuntungkan karena ada mega proyek rel kereta api dan jalan tol Sumatera menuju Kota Dumai.

Kedua megaproyek itu akan mempercepat distribusi barang manufaktur yang menggunakan peti kemas dan juga produk kelapa sawit. Hal ini menjadi potensi bagi Pelabuhan Dumai yang sudah lengkap.

Pelabuhan Pelindo I Dumai memiliki tiga dermaga, antara lain Dermaga A sepanjang 350 meter untuk general cargo dan pelabuhan penumpang. Dermaga B sepanjang 500 meter untuk loading curah cair dan angkut CPO, dan Dermaga C sepanjang 400 meter selain untuk kapal kontainer juga untuk komoditi curah kering Djuhaery mengatakan, khusus untuk Dermaga C, pihaknya menggelontorkan investasi hingga Rp100 miliar untuk menambah jumlah mobile crane hingga peningkatan fasilitas lapangan penampungan peti kemas.

Menurut dia, apabila Pelindo mengoptimalkan layanan dan bisa mempercepat waktu pengangkutan CPO ke kapal, maka sektor swasta dalam bisnis sawit akan mempercayakan proses pengiriman kepada perusahaan negara itu.

Sebabnya, perusahaan terkendala lahan untuk memperluas pelabuhan dan akan lebih baik berinvestasi untuk pabrik dan kebun, sedangkan proses logistik hingga struktur pelabuhan ekspor CPO dipercayakan kepada Pelindo I.

"Berapa besar investasi untuk 2018 secara keseluruhan sedang kami hitung. Pada prinsipnya kami harus bersiap, agar jangan sampai mereka sudah siap fasilitas produksi (CPO) namun kami belum siap melayani," kata Djuhaery.

Pelabuhan Dumai merupakan salah satu dari tiga rute prioritas ASEAN Roro Connectivity sebagaimana yang diamanatkan dalam Master Plan on ASEAN Connectivity. Adapun ketiga rute kapal ASEAN Ro-Ro yaitu Dumai (Indonesia)-Malaka (Malaysia), Belawan-Penang (Malaysia)-Phuket (Thailand), dan Bitung-Davao/General Santos (Filipina).

 

2018,-Pelindo-I-Akan-Tingkatkan-Kapasitas-Pelabuhan-Dumai.aspx
  
10/31/2017 9:55 PMAldrian
Berita10/31/201742
​PT Pelindo I (Persero) terus mengoptimalkan pelabuhan di Kota Dumai, Provinsi Riau, sebagai pelabuhan ekspor komoditas kelapa sawit terbesar di Pulau Sumatera

​​​PT Pelindo I (Persero) terus mengoptimalkan pelabuhan di Kota Dumai, Provinsi Riau, sebagai pelabuhan ekspor komoditas kelapa sawit terbesar di Pulau Sumatera, untuk bisa menyerap potensi ekspor minyak sawit mentah di Riau yang mencapai sekitar 13 juta ton per tahun. "Pada tahun 2018 Pelabuhan Dumai akan melakukan investasi cukup besar pada peningkatan fasilitas pelabuhan curah cair untuk minyak kelapa sawit mentah atau CPO. Fasilitas loading point curah cair akan dilakukan penambahan, dari semula hanya mampu memompa 200-300 ton per jam akan terus ditingkatkan menjadi 500 ton per jam," kata GM Pelabuhan Pelindo I Cabang Dumai Djuhaery di Dumai, Minggu.

 

Optimalisasi tersebut diyakini Djuhaery akan makin mengukuhkan pelabuhan dipesisir Riau itu sebagai yang terbesar untuk pelayanan ekspor CPO di Sumatera. Pelabuhan Dumai melayani ekspor CPO hingga sekira enam juta ton per tahun, jauh lebih besar ketimbang Pelabuhan Belawan di Provinsi Sumatera Utara yang melayani sekitar 3,5 juta ton per tahun.

Pelindo melakukan optimalisasi karena menilai bisnis pelabuhan curah cair di Riau sangat prospektif, dengan potensi ekspor CPO kini mencapai sekitar 13 juta ton per tahun dan berpeluang untuk meningkat. Pelabuhan Pelindo I Cabang Dumai baru bisa menyerap setengahnya saja, dan sisanya diekspor oleh pelaku bisnis sawit yang membuat pelabuhan sendiri.

Selain itu, peluang pengembangan pelabuhan Dumai juga akan mampu mendukung kinerja industri pelabuhan di Riau, yang akan sangat diuntungkan karena ada mega proyek rel kereta api dan jalan tol Sumatera menuju Kota Dumai.

Kedua megaproyek itu akan mempercepat distribusi barang manufaktur yang menggunakan peti kemas dan juga produk kelapa sawit. Hal ini menjadi potensi bagi Pelabuhan Dumai yang sudah lengkap.

Pelabuhan Pelindo I Dumai memiliki tiga dermaga, antara lain Dermaga A sepanjang 350 meter untuk general cargo dan pelabuhan penumpang. Dermaga B sepanjang 500 meter untuk loading curah cair dan angkut CPO, dan Dermaga C sepanjang 400 meter selain untuk kapal kontainer juga untuk komoditi curah kering Djuhaery mengatakan, khusus untuk Dermaga C, pihaknya menggelontorkan investasi hingga Rp100 miliar untuk menambah jumlah mobile crane hingga peningkatan fasilitas lapangan penampungan peti kemas.

Menurut dia, apabila Pelindo mengoptimalkan layanan dan bisa mempercepat waktu pengangkutan CPO ke kapal, maka sektor swasta dalam bisnis sawit akan mempercayakan proses pengiriman kepada perusahaan negara itu.

Sebabnya, perusahaan terkendala lahan untuk memperluas pelabuhan dan akan lebih baik berinvestasi untuk pabrik dan kebun, sedangkan proses logistik hingga struktur pelabuhan ekspor CPO dipercayakan kepada Pelindo I.

"Berapa besar investasi untuk 2018 secara keseluruhan sedang kami hitung. Pada prinsipnya kami harus bersiap, agar jangan sampai mereka sudah siap fasilitas produksi (CPO) namun kami belum siap melayani," kata Djuhaery.

Pelabuhan Dumai merupakan salah satu dari tiga rute prioritas ASEAN Roro Connectivity sebagaimana yang diamanatkan dalam Master Plan on ASEAN Connectivity. Adapun ketiga rute kapal ASEAN Ro-Ro yaitu Dumai (Indonesia)-Malaka (Malaysia), Belawan-Penang (Malaysia)-Phuket (Thailand), dan Bitung-Davao/General Santos (Filipina).


2019, Rini Soemarno Targetkan Pendapatan Pelindo 1 Rp 1 T.aspx
  
8/23/2019 9:50 AMSystem Account
Berita3/18/2019653
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, menargetkan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) 1 meraih pendapatan minimal Rp 1 triliun pada 2019

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, menargetkan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) 1 meraih pendapatan minimal Rp 1 triliun pada 2019. Letak pelabuhan yang strategis menjadi salah satu alasan yang meyakini Menteri Rini bahwa Pelindo 1 mampu mencapai target pendapatannya.

“Di tahun 2018, sudah ada 25 perusahaan yang pendapatannya di atas Rp 1 triliun. Saya harapkan Pelindo 1 yang bisa masuk dalam perusahaan tersebut,” ujar Menteri Rini saat acara Peresmian Proyek Strategis Pelindo 1 di Belawan, Sumatera Utara pada Ahad, 17 Maret 2019.

Rini menjelaskan faktor geografis menjadi modal utama Pelindo 1 dalam mencapai targetnya. Sebagai kawasan yang menjadi pintu utama masuknya barang-barang impor, harusnya Pelindo 1 bisa menunjukkan diri sebagai operator pelabuhan yang berstandar internasional.

Pemerintah juga akan terus mendorong upaya partnertship dengan Pertamina. Di mana Pelindo 1 nantinya akan mengelola pelabuhan-pelabuhan tempat beroperasinya kegiatan Pertamina. Sehingga diharapkan dapat memberikan efisiensi bagi Pelindo 1 dan Pertamina. Serta tentunya, pendapatan Pelindo 1 yang mencapai Rp 911 miliar pada 2018, bisa terus meningkat di tahun-tahun berikutnya.

Selain itu, Menteri Rini pantai barat dan timur Sumatera mempunyai potensi yang sangat besar. Ditambah dengan Kantor Utama Pelindo 1 yang saat ini telah berpindah ke dekat pelabuhan, membuat Rini semakin yakin bahwa Pelindo 1 mampu bangkit dan mempunyai operasi yang lebih besar.

Di sisi lain, Menteri Rini juga mengapresiasi para direksi dan karyawan Pelindo 1 khususnya dan BUMN lainnya secara umum, yang terus berupaya maksimal dalam memajukan perekonomian Indonesia. Terbukti dengan naiknya keuntungan BUMN secara keseluruhan dari Rp 142 triliun pada 2014 menjadi Rp 190 triliun yang diperkirakan pada akhir 2018.

Begitu pun dengan aset BUMN dari Rp 4.500 triliun pada akhir 2014, menjadi Rp 8.020 triliun akhir tahun lalu. “Saya terus menekankan agar BUMN lebih maju laju dan profesional lagi, supaya keuntungan lebih tinggi. Sehingga dengan keuntungan yang lebih tinggi, bisa turut membantu masyarakat sehingga masyarakat bisa jadi lebih sejahtera,” kata Rini Soemarno.​

2019,-Pelindo-I-Butuh-Rp-4-Triliun-untuk-Pengembangan-Pelabuhan.aspx
  
11/22/2018 10:02 AMMARIZA RIZQI IRIANI S.I.Kom
Berita11/19/2018358
Pembangunan pelabuhan terminal penumpang Teluk Nibung bertaraf internasional hampir rampung. Rencananya akan beroperasi akhir Desember 2018.

​Pembangunan pelabuhan terminal penumpang Teluk Nibung bertaraf internasional hampir rampung. Rencananya akan beroperasi akhir Desember 2018.


Pelabuhan yang akan menghubungkan Teluk Nibung, Asahan, Sumatera Utara dengan Port Klang Malaysia, Selangor dan Pelabuhan Perak Malaysia ini untuk mempermudah wisatawan untuk berkunjung ke Tanjung Balai Asahan Sumatera Utara maupun ke Malaysia.


General Manejer Pelindo 1 cabang Teluk Nibung, Aulia Hasibuan saat berkunjung ke Pelabuhan Teluk Nibung baru lalu mengatakan, Pelindo 1 membangun terminal penumpang di pelabuhan Teluk Nibung ini, untuk meningkatkan kualitas terminal pelabuhan Teluk Nibung dan mendapat fasilitas penumpang yang nyaman, bersih dan rapi.


Terminal penumpang Pelabuhan Teluk Nibung standar internasional bersumber dana dari pihak Pelindo 1 senilai Rp32 miliar ini. Terminal ini akan dijadikan pintu masuk dan keluarnya wisatawan dengan menggunakan kapal penumpang Ferry dari Port Klang dan Pelabuhan Perak Malaysia.


Pelabuhan Terminal Penumpang Teluk Nibung seluas 2650 meter persegi, yang dapat menampung 800 orang penumpang ini, dikunjungi kapal Ferry dari Port Klang Malaysia pulang pergi setiap harinya dan kapal Ferry dari Pelabuhan Perak Malaysia dalam seminggu sekali.


Aulia Hasibuan, General Manejer Pelindo cabang Teluk Nibung, didampingi Humas Pelindo 1 Medan Fiona Sari Utami ini mengatakan, Pelindo 1 membangun terminal penumpang ini berbentuk kerang sebagai ikonnya Kota Tanjung Balai. Sebab, selama ini Tanjung Balai dikenal dengan julukan kota kerang.

2019,-Rini-Soemarno-Targetkan-Pendapatan-Pelindo-1-Rp-1-T.aspx
  
3/18/2019 9:00 AMMARIZA RIZQI IRIANI S.I.Kom
Berita3/17/2019443
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, menargetkan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) 1 meraih pendapatan minimal Rp 1 triliun pada 2019.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, menargetkan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) 1 meraih pendapatan minimal Rp 1 triliun pada 2019. Letak pelabuhan yang strategis menjadi salah satu alasan yang meyakini Menteri Rini bahwa Pelindo 1 mampu mencapai target pendapatannya.

“Di tahun 2018, sudah ada 25 perusahaan yang pendapatannya di atas Rp 1 triliun. Saya harapkan Pelindo 1 yang bisa masuk dalam perusahaan tersebut,” ujar Menteri Rini saat acara Peresmian Proyek Strategis Pelindo 1 di Belawan, Sumatera Utara pada Ahad, 17 Maret 2019.

Rini menjelaskan faktor geografis menjadi modal utama Pelindo 1 dalam mencapai targetnya. Sebagai kawasan yang menjadi pintu utama masuknya barang-barang impor, harusnya Pelindo 1 bisa menunjukkan diri sebagai operator pelabuhan yang berstandar internasional.

Pemerintah juga akan terus mendorong upaya partnertship dengan Pertamina. Di mana Pelindo 1 nantinya akan mengelola pelabuhan-pelabuhan tempat beroperasinya kegiatan Pertamina. Sehingga diharapkan dapat memberikan efisiensi bagi Pelindo 1 dan Pertamina. Serta tentunya, pendapatan Pelindo 1 yang mencapai Rp 911 miliar pada 2018, bisa terus meningkat di tahun-tahun berikutnya.

Selain itu, Menteri Rini pantai barat dan timur Sumatera mempunyai potensi yang sangat besar. Ditambah dengan Kantor Utama Pelindo 1 yang saat ini telah berpindah ke dekat pelabuhan, membuat Rini semakin yakin bahwa Pelindo 1 mampu bangkit dan mempunyai operasi yang lebih besar.

Di sisi lain, Menteri Rini juga mengapresiasi para direksi dan karyawan Pelindo 1 khususnya dan BUMN lainnya secara umum, yang terus berupaya maksimal dalam memajukan perekonomian Indonesia. Terbukti dengan naiknya keuntungan BUMN secara keseluruhan dari Rp 142 triliun pada 2014 menjadi Rp 190 triliun yang diperkirakan pada akhir 2018.

Begitu pun dengan aset BUMN dari Rp 4.500 triliun pada akhir 2014, menjadi Rp 8.020 triliun akhir tahun lalu. “Saya terus menekankan agar BUMN lebih maju laju dan profesional lagi, supaya keuntungan lebih tinggi. Sehingga dengan keuntungan yang lebih tinggi, bisa turut membantu masyarakat sehingga masyarakat bisa jadi lebih sejahtera,” kata Rini Soemarno.

sumber ; https://bisnis.tempo.co/read/1186278/2019-rini-soemarno-targetkan-pendapatan-pelindo-1-rp-1-t/full&view=ok

2020,-Kinerja-Pelabuhan-Kuala-Tanjung-Sumut-Tumbuh-Positif.aspx
  
9/25/2020 2:51 PMMAULVI DZIKRANA MUHAMMAD S.I.P
Berita9/24/20201070
Kuala Tanjung Multipurpose Terminal (KTMT), di Pemkab Batubara, Sumatera Utara (Sumut) terus menunjukkan pertumbuhan kinerja positif pada tahun 2020.
Kuala Tanjung Multipurpose Terminal (KTMT), di Pemkab Batubara, Sumatera Utara (Sumut) terus menunjukkan pertumbuhan kinerja positif pada tahun 2020. Kunjungan kapal di KTMT sampai dengan Agustus 2020 mencapai 169 call atau ada 4 sampai 5 call per minggu.

Realisasi kinerja anak usaha PT Pelindo I ini tumbuh 30 persen dibandingkan kunjungan kapal pada tahun 2019 yang sebanyak 130 call. Pertumbuhan positif Pelabuhan Kuala Tanjung yang didukung dengan kapasitasnya yang besar akan menarik minat para investor membangun industri.

Sementara, realisasi bongkar muat peti kemas di KTMT sampai dengan Agustus 2020 sebanyak 30.309 box. Realisasi bongkar muat petimas sampai dengan Agustus 2020 ini tumbuh 32,5 persen dari realisasi pada tahun 2019 yang sebanyak 22.870 box.

Dalam satuan TEUs, realisasi bongkar muat peti kemas sampai dengan Agustus 2020 sebesar 31.956 TEUs. Realisasi ini naik 34 persen dari pencapaian realisasi bongkar muat peti kemas pada tahun 2019 sebesar 23.937 TEUs.

Kenaikan throughput di KTMT ini bukan hanya untuk bongkar muat peti kemas. Kinerja bongkar muat curah cair dan general cargo di KTMT juga meningjat.  Tercatat, realisasi bongkar muat curah cair di KTMT sampai dengan Agustus 2020 mencapai 242.596 Ton untuk komoditas CPO dan turunannya.

Realisasi sampai dengan bulan Agustus tumbuh 137 persen dari pencapaian pada tahun 2019 sebesar 102.200 Ton. Sedang bongkar muat general cargo sampai dengan Agustus 2020 sebesar 46.801 Ton, naik 176 persen dari pencapaian realisasi pada tahun 2019 yang mencapai 16.970 Ton.

“Jika dilihat dari realisasi trafik bongkar muat di Pelabuhan Kuala Tanjung, baik itu untuk peti kemas, curah cair, dan general cargo terjadi tren pertumbuhan yang positif. Artinya, Pelabuhan Kuala Tanjung beroperasi dengan baik dan respon pasar pun positif dengan keberadaan Pelabuhan Kuala Tanjung."

"Pelabuhan Kuala Tanjung didukung dengan hinterland Sei Mangkei dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sehingga industri di Kuala Tanjung mulai berkembang yang kemudian berdampak pada pertumbuhan trafik yang positif,” kata Direktur Utama Pelindo 1 Dani Rusli Utama.

Dani Rusli  menjelaskan, intisari dari pembangunan suatu pelabuhan itu adalah ekosistem, sehingga kita semua berupaya untuk mempercepat industri lainnya masuk ke wilayah Kuala Tanjung dan kawasan industri Kuala Tanjung.

Optimis Kinerja Makin Baik

“Pelindo 1 optimis bahwa Pelabuhan Kuala Tanjung akan menjadi masa depan Indonesia. Pelabuhan ini memiliki fasilitas yang baik, draft 16-17 meter LWS (Low Water Spring) sehingga bisa melayani kapal dengan bobot 50.000 DWT (dead weight tonnage), serta growth sudah mulai bagus," kata Dani Rusli.

Menurutnya, dukungan luar biasa dari Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi, Kementerian Koordinator Perekonomian, dan Kementerian Perhubungan terus mendorong investasi di Kuala Tanjung sehingga akan mempercepat pertumbuhan hinterland pelabuhan.

Untuk itu, aku Dani Rusli, kami persilahkan kepada para partner atau investor yang akan masuk di Kuala Tanjung dan Kawasan Industrinya untuk membangun industri sekitarnya, kami siap untuk mendukung,” jelas Dani Rusli Utama.

KTMT yang dioperasikan PT Prima Multi Terminal, anak perusahaan Pelindo 1, PT Pembangunan Perumahan, dan PT Waskita Karya terus melakukan penjajakan kerja sama dengan berbagai pihak untuk pelayanan bongkar muat peti kemas, curah cair, maupun general cargo.

sumber : https://bisnisnews.id/detail/berita/2020-kinerja-pelabuhan-kuala-tanjung-sumut-tumbuh-positif-

23-Operator-Transportasi-Publik-Sediakan-Layanan-Ramah-Difabel.aspx
  
10/7/2019 9:27 AMMAULVI DZIKRANA MUHAMMAD S.I.P
Berita9/15/2019702
Sebanyak 23 operator penyedia jasa transportasi publik menandatangani komitmen pelayanan transportasi ramah difabel.

​​​

Sebanyak 23 operator penyedia jasa transportasi publik menandatangani komitmen pelayanan transportasi ramah difabel. Penandatanganan tersebut dilakukan di selasar Curbe Internationnal, Terminal 3 Ultimate, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tanggerang.

"Komitmen ini menjadi titik akselerasi bagi para operator transportasi agar dapat menyediakan pelayanan publik yang ramah dan berkelanjutan bagi penyandang disabilitas," ujar Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Kementerian Perhubungan, Umiyatun Hayati Triastuti, mewakili Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Rabu 11 September 2019.

Sebanyak 23 penyedia layanan jasa transportasi publik yang melakukan penandatanganan komitmen antara lain, Perum Damri, PPD, Primajasa, Blue Bird, Railink, PT MRT, PT Transjakarta, PT KAI, Garuda, Citilink, Lion Air, Batik Air, Pelindo 1, Pelindo 2, Pelindo 3, Pelindo 4, ASDP, Angkasapura I, Angkasapura II, dan Jasamarga.

Umiyatun menjelaskan penyedia jasa transportasi publik wajib memberikan pelayanan yang ramah bagi disabilitas. Dasarnya adalah Peraturan Menteri Nomor 98 Tahun 2017 tentang Penyediaan Aksesibilitas pada Jasa Layanan Transportasi Publik Bagi Pengguna Berkebutuhan Khusus.

Sehari sebelum penandatanganan komitmen, sekitar 60 difabel melakukan uji aksesibilitas di tiga tempat. Tiga titik itu adalah Stasiun Kereta Api Tanjung Priok yang melayani perjalanan dari Stasiun Duri, Stasiun Kampung Bandan, dan stasiun Ancol.

Dari stasiun, para penyandang disabilitas melakukan uji aksesibilitas di terminal tipe B Tanjung Priok dan diakhiri dengan kunjungan ke Pelabuhan Penumpang Nusantara Tanjung Priok. "Masih banyak akses yang perlu diperbaiki, tidak hanya pelayanannya saja tapi juga fasilitasnya, salah satunya toilet," kata seorang difabel, Aisya.

Di sejumlah titik, menurut Aisya, fasilitas untuk difabel selalu berimpitan dengan jalur kendaraan. Misalnya di stasiun kereta api, posisi toilet terlalu mepet dengan peron. "Ini berbahaya terutama bagi penyandang disabilitas pengguna kursi roda dan tunanetra," ujar Aisya. Sebagai pengguna kursi roda, dia kerap kesulitan saat masuk pintu tapping tiket di beberapa stasiun karena lebarnya yang tak sampai 1,6 meter.

Satu lagi yang menjadi catatan mengenai aksesibilitas bagi difabel adalah meja layanan penumpang di beberapa kantor jasa transportasi publik dinilai terlalu tinggi. Akibatnya, menurut seorang koordinator gerakan advokasi bagi penyediaan akses transportasi publik, Jakarta Barrier Free Tourism atau JBFT, Faisal Rusdi, penumpang berkebutuhan khusus yang harus mengakses meja tersebut tidak terlihat oleh petugas pelayanan pelanggan.

Supaya kendala aksesibilitas ini tidak berlarut, Faisal menyarankan agar pengelola melibatkan difabel dalam membuat desain awal atau ketika meremajakan bangunan. "Banyak prinsip desain universal yang harus dipenuhi agar dapat menghemat biaya dalam menyediakan sarana yang terakses bagi difabel," ucap dia.​


250-Warga-Dapat-Pengobatan-Gratis-Dari-Pelindo-1.aspx
  
4/26/2018 9:23 AMRICA AGNAS GIRSANG
Berita4/23/2018148
Pelindo 1 bekerjasama dengan anak perusahaan Pelindo, PT Prima Husada Cipta Medan dan juga Korps Siswa Senat Pasis Dikreg LVI TNI AL menggeoar bakti sosial di bidang kesehatan di Kelurahan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan.
PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 bekerjasama dengan anak perusahaan Pelindo, PT Prima Husada Cipta Medan dan juga Korps Siswa Senat Pasis Dikreg LVI TNI AL menggeoar bakti sosial di bidang kesehatan di Kelurahan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan, Senin (23/ 04/2018).

Bakti sosial yang digelar berupa penyuluhan kesehatan dan pengobatan gratis kepada 250 warga dengan disediakan bantuan dokter dan obat-obatan serta ambulans untuk masyarakat yang mengikuti pengobatan gratis oleh PT Prima Husada Cipta Medan.

Senior Manajer PKBL Pelindo 1, Saiful Anwar mengungkapkan kegiatan bakti sosial kesehatan ini merupakan salah satu wujud kepedulian Pelindo 1 terhadap kesehatan masyarakat sekitar. “Bakti sosial ini bukan hanya pengobatan gratis saja, namun ada juga penyuluhan kesehatan dan bakti sosial yang diharapkan bisa menambah pengetahuan masyarakat tentang pencegahan dan pengobatan berbagai macam penyakit. Kegiatan ini sekaligus ingin mengkampanyekan pola hidup sehat di lingkungan masyarakat,” jelas Saiful Anwar.

Wadan Seskoal, Laksma TNI T.S.N.B Hutabarat M.M.S dalam sambutannya menyampaikan kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat, berupa kuliah kerja dengan melaksanakan penelitian tentang kondisi dan kultur masyarakat daerah dalam berbangsa dan bernegara serta bela negara dalam rangka pertahanan negara di laut.

“Dengan adanya program ini diharapkan TNI dhi Pasis Dikreg Seskoal Angkatan 55 dapat semakin dekat dengan masyarakat dan peduli terhadap lingkungan sekitar,” ungkap Laksma TNI T.S.N.B Hutabarat M.M.S

ACS Humas Pelindo 1, Fiona Sari Utami menjelaskan kegiatan bakti sosial ini menjadi agenda dari PKBL Pelindo 1 yang terus berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah kerja Pelindo 1 diantaranya Aceh, Sumatera Utara, Riau dan Kepulauan Riau.

Selain melaksanakan kegiatan bakti sosial, Pelindo 1 juga menyalurkan bantuan untuk bantuan korban bencana alam, bantuan pendidikan dan pelatihan, pengembangan sarana dan prasarana umum, bantuan sarana ibadah, bantuan pelestarian alam, serta sosial kemasyarakatan yang masuk dalam program PKBL Pelindo 1.

“Berbagai upaya penyaluran bantuan yang dilaksanakan Pelindo 1, semoga memberikan manfaat bagi masyarakat,” paparnya.



30-Mahasiswa-Industri-Kunjungi-Pelindo-1.aspx
  
3/20/2018 4:35 PMRICA AGNAS GIRSANG
Berita3/13/2018112
Pelindo 1 menerima kunjungan belajar dari rombongan mahasiswa Teknik Industri di Kantor Cabang Pelabuhan Belawan. Rombongan Mahasiswa yang berjumlah 30 orang ini disambut langsung oleh Deputi General Manager Cabang Pelabuhan Belawan, Arief Indra Perdana.

PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 menerima kunjungan belajar dari rombongan mahasiswa Teknik Industri di Kantor Cabang Pelabuhan Belawan. Rombongan Mahasiswa yang berjumlah 30 orang ini disambut langsung oleh Deputi General Manager Cabang Pelabuhan Belawan, Arief Indra Perdana.

Kunjungan mahasiswa jurusan Teknik Industri ini merupakan bagian dari rangkaian acara Industrial Engineering Fair 2018 yang diselenggarakan oleh mahasiswa Teknik Industri Universitas Sumatera Utara (USU) yang bekerja sama dengan Pelindo 1.

Kunjungan ini diikuti oleh seluruh finalis Industrial Engineering Paper and Action (INPACT) 2018 yang bertema “Improving Infrastucture Based on Port Connectivity” yang berasal dari berbagai universitas yang berada di Indonesia, yakni: Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS), Universitas Brawijaya, Universitas Islam Indonesia (UII), Telkom University, dan Universitas Sumatera Utara (USU).

Dalam sambutannya, Arief Indra Perdana menyampaikan ucapan terimakasih dan selamat datang atas kunjungan para mahasiswa Teknik Industri ke Pelabuhan Belawan yang merupakan pelabuhan cabang utama Pelindo 1.

“Pelindo 1 terus berupaya untuk melakukan pengembangan di segala aspek untuk meningkatkan layanan jasa kepelabuhanan di Indonesia. Kami juga selalu berinovasi untuk melakukan ekspansi dan meningkatkan pangsa pasar,” terang Arief.

Senada hal tersebut, Listiani Nurul Huda, Dosen yang berasal dari USU yang turut mendampingi dalam kunjungan belajar mahasiswa ini menyampaikan ucapan terimakasih atas partisipasi Pelindo 1 dalam penyelenggaraan Industrial Engineering Fair 2018 dan memberikan kesempatan untuk bisa mengamati industri kepelabuhanan secara langsung yang dapat mengedukasi dan meningkatkan wawasan para mahasiswa.

“Kami mengapresiasi Pelindo 1 yang turut berpartisipasi dalam kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa Teknik Industri USU yang bertujuan untuk mendukung program Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) yang mengajak setiap mahasiswa untuk berpartisipasi aktif di lingkungannya, tidak hanya belajar di bangku kuliah saja,” ujar Listiani.

Usai sesi pemaparan, selanjutnya rombongan mahasiswa Teknik Industri melakukan kunjungan ke ke Dermaga Citra, Ujung Baru, Industri Kimia Dasar (IKD), dan Car Terminal yang berada di lingkungan Cabang Pelabuhan Belawan untuk mengamati fasilitas-fasilitas yang telah disediakan oleh Pelindo 1 dalam meningkatkan produktivitas dan kelancaran operasionalnya.

Kegiatan kunjungan mahasiswa ini menjadi salah satu cara Pelindo 1 untuk memberikan edukasi tentang peran pelabuhan dan dunia maritim kepada generasi muda.






328-Atlet-Taekwondo-Bertarung-di-Belawan.aspx
  
4/8/2019 8:29 AMMARIZA RIZQI IRIANI S.I.Kom
Berita4/7/2019473
​Sebanyak 328 atlet taekwondo dari sejumlah daerah di Sumatra Utara (Sumut) bertarung di Belawan untuk memperebutkan tropi Turnamen Taekwondo Championship 2019 yang diadakan Pelindo 1 Belawan International Container Terminal (BICT).

​Sebanyak 328 atlet taekwondo dari sejumlah daerah di Sumatra Utara (Sumut) bertarung di Belawan untuk memperebutkan tropi Turnamen Taekwondo Championship 2019 yang diadakan Pelindo 1 Belawan International Container Terminal (BICT).

Turnamen berlangsung 5-7 April 2019, diikuti atlet taekwondo dari Tanah Karo, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Binjai dan Kota Medan itu, kata Asisten Manajer Hukum dan SDM BICT, Tengku Irfansyah, Minggu (7/4) dibuka General Manager terminal peti kemas BICT, Aris Zulkarnain, di Gedung Olahraga PT Pelindo 1 (Persero) Belawan, Sabtu (6/4/2019)

Kejuaraan yang pertama kali diadakan ini diikuti 328 atlet taekwondo muda kategori prestasi dan pemula dengan jumlah dojang sebanyak 24 timAcara pembukaan dihadiri Ketua Harian Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia Sumatra Utara, M Rivai dan Wakil Ketua KONI Sumut.

General Manager BICT, Aris Zulkarnain, mengatakan, penyelenggaraan BICT Open Taekwondo Championship 2019 ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-32 BICTyang jatuh pada 17 Maret 2019.

Kejuaraan BICT Open Taekwondo Championship 2019 bekerja sama dengan Pengurus Taekwondo Indonesia Medan dan Sumut.

BICT Open Taekwondo Championship 2019, kata Aris, diselenggarakan sebagai wujud dari kepedulian dan partisipasi aktif Pelindo 1 BICT terhadap perkembangan olahraga taekwondo Sumut, khususnya Belawan dalam menciptakan generasi muda yang sehat dan bebas narkoba
sumbet : http://www.medanbisnisdaily.com/news/online/read/2019/04/07/71429/328_atlet_taekwondo_bertarung_di_belawan/
36-Tim-Futsal-Bertarung-dalam-Turnamen-DPP-SP-Pelindo-1.aspx
  
4/22/2019 8:49 AMMARIZA RIZQI IRIANI S.I.Kom
Berita4/20/2019483
Sebanyak 36 tim futsal dari Medan, Lubukpakam, Pematang Siantar, Dumai dan Aceh bertarung dalam turnamen futsal yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Pusat Serikat Pekerja Pelindo 1 (DPP SP Pelindo 1)

Sebanyak 36 tim futsal dari Medan, Lubukpakam, Pematang Siantar, Dumai dan Aceh bertarung dalam turnamen futsal yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Pusat Serikat Pekerja Pelindo 1 (DPP SP Pelindo 1), di lapangan De Futsal, Jalan STM/Suka Aman, No 1, Sidorejo II, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan, Sabtu (20/4/2019).

Turnamen memeriahkan ulang tahun ke-19 DPP SP Pelindo 1 ini diharapkan melahirkan bibit-bibit pemain futsal yang berbakat.

"Diharapkan selama bertanding tim memperlihatkan skill masing-masing dan tetap menjaga sportivitas dalam bertanding," kata Ketua Umum DPP SP Pelindo 1, Akhyar Kamal, didampingi ketua panitia, Rizki Affandi.

Akhyar berharap, turnamen yang pertama diadakan DPP Serikat Pekerja Pelindo 1 ini ke depan akan terus berkesinambungan, sehingga olahraga yang digemari masyarakat Sumatera Utara ini lebih meriah lagi.

Pembukaan turnamen ditandai dengan tentangan bola perdana oleh Akhyar Kamal dan dilanjutkan dengan pertandingan perdana di lapangan A antara Bogel FC dengan Marderder FC yang dimenangkan oleh Bogel FC dengan skor 8-1. Sedangkan di lapangan B, Tim Futsal Coca-cola menang WO atas tim Posido.

Turnamen Futsal menyediakan hadiah juara I sebesar Rp 10 juta, juara II Rp 5 juta dan Juara III Rp 3 juta dan menyediakan hadiah top skor dan tim terbaik masing-masing Rp 500.000.

sumber : http://www.medanbisnisdaily.com/news/online/read/2019/04/20/72926/36_tim_futsal_bertarung_dalam_turnamen_dpp_sp_pelindo_1/

3-Operator-Pelabuhan-Kelas-Dunia-Kembangkan-Kawasan-Industri-di-Kuala-Tanjung.aspx
  
11/14/2019 3:13 PMMAULVI DZIKRANA MUHAMMAD S.I.P
Berita11/14/2019757
Pelabuhan Indonesia I (Pelindo I) bersama Port of Rotterdam Authority dan Zhejiang Provincial Seaport Investment & Operation Group Co, Ltd. menandatangani Head of Agreement

Pelabuhan Indonesia I (Pelindo I) bersama Port of Rotterdam Authority dan Zhejiang Provincial Seaport Investment & Operation Group Co, Ltd. menandatangani Head of Agreement (HoA) untuk optimalisasi Terminal Multipurpose Kuala Tanjung, Kamis (14/11/2019). Tak hanya itu, ketiganya juga akan melakukan pengembangan pelabuhan hub internasional dan kawasan industri Kuala Tanjung.

“Penandatanganan HoA antara Pelindo 1, Port of Rotterdam Authority dan Zhejiang Provincial Seaport Investment & Operation Group Co, Ltd. bertujuan untuk bekerjasama pada proyek Pengembangan Pelabuhan Hub International Kuala Tanjung yang terintegrasi dengan Kawasan Industri yang letaknya berada di Kabupaten Batubara, Sumatera Utara,” terang Direktur Utama Pelindo 1, Dian Rachmawan.

Dia menjelaskan, ruang lingkup dari HoA meliputi pengembangan dan manejemen Pelabuhan Internasional dan Kawasan Industri Kuala Tanjung menjadi Pelabuhan dan Kawasan Industri kelas dunia. Hal ini termasuk pengembangan Kuala Tanjung Multipurpose Terminal, optimalisasi Kuala Tanjung Multipurpose Terminal dengan mengadakan pelayaran langsung dari Kuala Tanjung ke Ningbo dan sebaliknya.

Melalui kerja sama ini juga akan dilakukan joint workshop untuk menyusun Business Plan dan Commercial Terms yang layak, dengan menyertakan Kuala Tanjung Multipurpose Terminal sebagai bagian dari keseluruhan proyek.

“Dengan penandatanganan HoA ini, kami berharap semakin banyak kargo yang akan masuk melalui Kuala Tanjung Multipurpose Terminal, serta mampu mempercepat pengembangan Kawasan Industri di Kuala Tanjung yang terintegrasi dengan pelabuhan, sehingga mampu mendorong perekonomian wilayah maupun nasional,” kata Dian.

“Pelindo 1 akan terus berupaya mewujudkan visi kami, Menjadi Gerbang Utama Indonesia ke Jaringan Logistik Global dengan mewujudkan Pelabuhan Kuala Tanjung sebagai hub internasional,” tandasnya.

Penandatanganan HoA dilakukan oleh Direktur Utama Pelindo 1, Dian Rachmawan; Direktur Pelabuhan Rotterdam Indonesia (mewakili Port of Rotterdam Authority), André G.F. Toet; dan President Director Zhejiang Provincial Seaport Investment & Operation Group Co, Ltd., Gong Liming.

sumber ; https://indoaviation.asia/3-operator-pelabuhan-kelas-dunia-kembangkan-kawasan-industri-di-kuala-tanjung/

-6.455-Paket-Sembako-Donasi-Pelindo-1-Jelang-Perayaan-Idul-Fitri.aspx
  
5/18/2020 11:57 AMMAULVI DZIKRANA MUHAMMAD S.I.P
Berita5/16/2020957
PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 membagikan 6.455 paket sembako kepada masyarakat menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijrah.

PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 membagikan 6.455 paket sembako kepada masyarakat menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijrah. Pembagian dilakukan secara serentak di seluruh Cabang Pelabuhan dan anak perusahaan Pelindo 1.Kegiatan ini mengambil tema 'Pelindo 1 Bantu Sesama, Berbagi Barokah Lawan Corona', dengan memberikan bantuan paket sembako yang berisi 5 kilogram beras, 1 liter minyak goreng, 1 kilogram gula pasir, dan 1 papan telur.Direktur Teknik Pelindo 1, Hosadi A Putra mengatakan, selain menghadapi bulan Ramadan dan menyambut Idul Fitri 1441 Hijriah, pembagian sembako ini sekaligus wujud kepedulian Pelindo 1 kepada masyarakat terdampak secara ekonomi dari pandemi Covid-19. "Pandemi Covid-19 ini memberi pengaruh yang cukup signifikan terhadap penurunan tingkat ekonomi global termasuk di Indonesia, sehingga seluruh lapisan ekonomi masyarakat juga terkena dampaknya," katanya, saat menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Sumut, Kodam I Bukit Barisan dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut, Jumat (15/5).Dalam rangka ketepatan sasaran masyarakat yang berhak untuk memperoleh pembagian, Pelindo 1 berkoordinasi dengan RT/RW/Kelurahan setempat ataupun komunitas/yayasan yang dibantu. Dalam keadaan pandemi Covid-19 ini, Pelindo 1 sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) turut andil dalam menanggulangi. Pelindo 1 terus melakukan berbagai upaya membantu masyarakat dalam menghadapi pandemi ini. Ketua Tim Kegiatan Bantuan Sosial kepada masyarakat terdampak Covid-19 di lingkungan Pelindo 1, M. Eriansyah menbahkan, pihaknya telah menyalurkan berbagai bantuan di wilayah kerja, sepert bantuan seperangkat APD ke rumah sakit rujukan Covid-19 dan Puskesmas. Kemudian penyemprotan disenfektan di berbagai area pelayanan publik seperti Puskesmas, sekolah, tempat ibadah, pesantren, pembagian masker dan hand sanitizer kepada masyarakat, penyediaan portable wastafel serta pemberian bantuan ribuan paket sembako kepada masyarakat. "Semoga berbagai upaya yang telah dilakukan Pelindo 1 dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat dalam melewati masa pandemi," tandasnya.

sumber : https://www.industry.co.id/read/66488/6455-paket-sembako-donasi-pelindo-1-jelang-perayaan-idul-fitri

60-Hewan-Kurban-Donasi-Pelindo-1-untuk-Masyarakat-di-Sekitar-Wilayah-Operasional.aspx
  
8/3/2020 9:33 AMMAULVI DZIKRANA MUHAMMAD S.I.P
Berita8/2/20201031
Pelindo 1 merayakan Hari Raya Idul Adha 1441 H dengan menyalurkan  60  (enam puluh) hewan kurban ke berbagai mesjid yang ada di wilayah operasional Pelindo 1 yang ada di Provinsi Sumatera Utara, Riau dan Kepulauan Riau.

PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 merayakan Hari Raya Idul Adha 1441 H dengan menyalurkan  60  (enam puluh) hewan kurban ke berbagai mesjid yang ada di wilayah operasional Pelindo 1 yang ada di Provinsi Sumatera Utara, Riau dan Kepulauan Riau, pada hari Jumat, 31 Juli 2020 dan Sabtu 1 Agustus 2020  . Hewan-hewan kurban ini diserahkan kepada perwakilan pengurus mesjid, rumah tahfiz dan panti asuhan yang tersebar di wilayah operasional Pelindo 1.

Tahun ini, Pelindo 1 menyalurkan hewan kurban sebanyak 52 (lima puluh dua) ekor sapi dan 8  (delapan) ekor kambing, yang nantinya akan didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan dan kaum dhuafa di sekitar lokasi mesjid.

Untuk wilayah Kantor Pusat Pelindo 1, hewan-hewan kurban ini disalurkan ke mesjid-mesjid yang ada di wilayah Belawan, seperti Mesjid Jamik, Mesjid Nurul Yaqin, Mesjid Salam, Mesjid Nurul Falah, Mesjid Al Qobah, Mesjid Sa’adah, Mesjid Taqwa, Mesjid Al Ikhlas, Rumah Tahfidz Miftahul Jannah, dan Panti Asuhan Bani Adam.

“Bagi umat Muslim, Qurban merupakan wujud kepatuhan atas perintah Allah SWT. Selain itu, dengan ber-kurban, kita juga membangun solidaritas terhadap sesama manusia. Melalui momen ini, Pelindo 1 turut berbagi dan mendistribusikan hewan kurban kepada masyarakat kurang mampu dan masyarakat sekitar lingkungan Pelindo 1," kata Direktur SDM Pelindo 1, Henry Naldi.

Sementara itu VP Public Relations Pelindo 1, Fiona Sari Utami  mengatakan bahwa perayaan Idul Adha menjadi momen untuk menunjukkan rasa peduli dan turut berbagi kepada masyarakat dengan berkurban. “Hari Raya Idul Adha 1441 H,  keluarga besar Pelindo 1 bisa berkurban sebagaimana  kegiatan rutin seperti tahun-tahun sebelumnya, dan menyalurkannya kepada masyarakat yang membutuhkan.

 Pendistribusiannya dilakukan oleh para pengurus mesjid yang bekerjasama dengan warga setempat. Kegiatan ini menjadi salah satu wujud kepedulian Pelindo 1 yang manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar,” ujar Fiona.

Fiona Sari Utami menambahkan selain melalui Kantor Pusat Pelindo 1, penyaluran hewan kurban juga dilakukan melalui kantor cabang Pelindo 1 yang ada di Provinsi Sumatera Utara, Riau, dan Kepulauan Riau, dengan rincian di Provinsi Sumatera Utara 27 ekor, Riau 21 ekor dan Kepulauan Riau 12 ekor. Selain melalui dana KBL perusahaan, hewan kurban ini  juga berasal dari penyaluran kurban karyawan Pelindo 1.

sumber : https://www.industry.co.id/read/71527/60-hewan-kurban-donasi-pelindo-1-untuk-masyarakat-di-sekitar-wilayah-operasional

6-Penghargaan-PR-Indonesia-Awards-2019-Diraih-Pelindo-1.aspx
  
4/1/2019 8:24 AMMARIZA RIZQI IRIANI S.I.Kom
Berita4/1/2019462
PT Pelabuhan Indonesia I atau Pelindo 1 meraih enam penghargaan dalam ajang PR Indonesia Awards (PRIA) 2019 yang diselenggarakan oleh Majalah PR Indonesia.

PT Pelabuhan Indonesia I atau Pelindo 1 meraih enam penghargaan dalam ajang PR Indonesia Awards (PRIA) 2019 yang diselenggarakan oleh Majalah PR Indonesia kategori: BUMN Terpopuler di Media tahun 2018, Media Cetak Gema Pelabuhan Edisi Oktober 2018, Program Digital Pelindo 1 Angkatan Digital dan 30 Hari Tantangan, Departemen PR, CSR Pembangunan Berbasis Masyarakat Kampung Binaan Pelindo 1, serta Presenter kategori Terbaik BUMN untuk VP PR Pelindo 1, Fiona Sari Utami. Penghargaan ini diberikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada malam penghargaan PRIA 2019 yang digelar di Grand Ballroom The Trans Luxury Hotel Bandung pada Kamis, 28 Maret 2019.

PRIA merupakan ajang penghargaan bagi industri PR Indonesia yang dilaksanakan setiap tahun sejak tahun 2016. Proses Penjurian PRIA 2019 dilakukan oleh Maria Wongsonagoro (PR INDONESIA Guru), Nico Wattimena (Senior Consultant PR), Arbain Rambey (Fotografer Senior Kompas), Asmono Wikan (Founder & Pemimpin Redaksi PR INDONESIA), Ika Sastrosoebroto (Managing Director Prominent PR), Titis Widyatmoko (Pemimpin Redaksi Brilio.net), Jonathan Kriss Santosa (DM ID Brand Consultant), dan Noersiwan Bachtiar (Pemimpin Redaksi Majalah CSR).

“Kami bangga dengan apresiasi enam penghargaan sekaligus yang diberikan kepada Pelindo 1 dalam ajang PRIA. Penghargaan ini merupakan apresiasi dari kerja keras tim Pelindo 1 yang menjadi salah satu bentuk pengakuan kepada Pelindo 1 yang akan terus memacu semangat dan kreativitas kami dalam menciptakan kegiatan kehumasan untuk mendukung kinerja perusahaan,” terang Fiona Sari Utami.

Fiona Sari Utami menambahkan bahwa program unggulan di tahun 2018 ini adalah Program 30 Days Challenge yang mendorong para karyawan Pelindo 1 untuk bercerita dengan gaya masing-masing melalui media sosial. “Kami membentuk Pelindo 1 Digital Force yang merupakan tim media sosial yang terdiri dari para karyawan yang bertujuan untuk mendukung pergerakan digital perusahaan dalam media sosial untuk mengontrol dan memperkuat digital presence perusahaan. Terbukti dengan adanya tim ini dan program 30 Days Challenge menjadi umpan untuk membangkitkan kesadaran karyawan untuk membuat konten yang mempromosikan perusahaan secara soft selling,” jelas Fiona Sari Utami.

Selain itu, penghargaan kategori CSR Community Best Development untuk Kampung Binaan Pelindo 1 yang berada di daerah pinggiran aliran sungai Deli yakni Kampung Hamdan dan Sukaraja, Kota Medan. Pelindo 1 bekerja sama dengan berbagai komunitas mengembangkan Kampung Hamdan dan Sukaraja dengan melakukan penataan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat serta generasi Milenial Pelindo 1 juga turun tangan mengembangkan generasi muda di wilayah tersebut. Nantinya kampung ini akan menjadi destinasi wisata yang dilengkapi dengan spot-spot selfie kekinian yang akan menarik ketertarikan masyarakat untuk datang mengunjungi kampung ini.

PRIA 2019 sebagai ajang kompetisi PR yang paling komprehensif di Indonesia & menjadi barometer kinerja komunikasi Perusahaan. Dan pada kegiatan Award tahun 2019 ini, diikuti oleh 476 peserta. (BUMN dan Non BUMN).
sumber : https://dnaberita.com/2019/04/01/6-penghargaan-pr-indonesia-awards-2019-diraih-pelindo-1/
aa.aspx
  
9/3/2019 10:37 AMMARIZA RIZQI IRIANI S.I.Kom
Berita8/17/2019674
In commemoration of the 74th Anniversary of Indonesian Independence,

In commemoration of the 74th Anniversary of Indonesian Independence, PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) or Pelindo 1 together with AirNav Indonesia and Batam Limited held a Flag-raising Ceremony which was centered in Tanjung Pinang, Riau Islands on Saturday, August 17, 2019 in the framework of the SOE Present for the Country Program.

In this ceremony, acting as the Ceremony Ceremony was Pelindo 1 President Director Dian Rachmawan and attended by Deputy Director of Restructuring and Business Development of the Ministry of SOEs Aloysius Kiik Ro, Pelindo 1 HR Director M. Hamied Wijaya, Finance Director of AirNav Indonesia Hendroyono, and President Director of Batam Batam Djuhaery.

In this ceremony also handed over CSR (Corporate Social Responsibility) assistance as part of a series of SOE Present Programs for the Country in 2019. The assistance included: School Scholarships for elementary, junior high, and high school students; Electrification and MCK; Non-Organic Employee Home Reconstruction; Clean Water Facilities; Painting of Penyengat Island Tourism Coastal Houses; and the Student Know Your Archipelago Program with a total aid of 2.9 billion.

The BUMN Present for the Country program has been ongoing and simultaneously since 2015 in all provinces of Indonesia. BUMN Present for the Country as a bridge to realize the noble ideals to jointly prosper the people of Indonesia.

Pelindo 1 Public Relations VP, Fiona Sari Utami explained that the Flag-raising Ceremony was also held simultaneously in all Pelindo 1 branches located in four provinces: Aceh, North Sumatra, Riau Islands, and Riau. "For the city of Medan, the flag raising ceremony was centered at the Pelindo 1 head office located in Belawan, which was attended by all Pelindo 1 employees at the Head Office, Belawan Port Branch, Belawan Domestic Container Terminal (TPKDB), Belawan International Container Terminal (BICT), Shipyard Unit (UGK) and its subsidiary, "explained Fiona Sari Utami.

Akhir-2020,-Pelindo-1-Optimistis-Arus-Barang-Tumbuh-Tipis.aspx
  
7/27/2020 9:54 AMMAULVI DZIKRANA MUHAMMAD S.I.P
Berita7/24/20201027
Pelindo 1 masih optimistis kinerja arus barang masih tumbuh tipis 1,56 persen pada akhir 2020 dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 masih optimistis kinerja arus barang masih tumbuh tipis 1,56 persen pada akhir 2020 dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

SVP Sekretariat Perusahaan Pelindo 1 Imron Eryandy mengatakan pada semester II/2020 perseroan menargetkan adanya pertumbuhan arus barang dan penumpang seiring dengan penerapan adaptasi kebiasaan baru. Adapun, target ini juga dianggap masuk akal dengan adanya komitmen pemerintah dalam implementasi penanganan Covid-19 serta upaya penanganan pemulihan ekonomi nasional.

"Secara total [year-on-year/yoy] pertumbuhan arus barang sampai dengan Desember 2020 diproyeksikan naik 1,56 persen dari 2019 yaitu 37,4 juta ton dari 36,8 juta ton pada 2019," jelasnya kepada Bisnis.com, Kamis (23/7/2020).

Dia menegaskan guna mendukung pencapaian target tersebut, sejumlah program strategis telah disiapkan mendongkrak arus barang dan penumpang yang juga diharapkan dapat memberikan pertumbuhan bagi ekonomi di wilayah operasional Pelindo 1.

Upaya tersebut dilakukan melalui relaksasi penumpukan di terminal pelabuhan yang dapat menurunkan biaya logistik. Kebijakan tersebut diharapkan membantu meringankan beban pelanggan.

"Program lainnya dilakukan melalui peningkatan kerjasama dengan mitra untuk memperluas pasar Pelindo 1, secara khusus di wilayah kerja Pelindo 1 merupakan wilayah dengan Terminal Untuk Kepentingan Sendiri [TUKS] dan Terminal Khusus [Tersus] terbesar di Indonesia," katanya.

Selain itu, Pelindo 1 juga memanfaatkan kerjasama dalam bongkar muat curah kering, cair dan general cargo dengan mitra baru dalam menambah pertumbuhan arus barang Pelindo 1.

Dia mencontohkan kerjasama mitra pemanfaatan dan pengoperasian Terminal Curah Kering di Pelabuhan Belawan. Program untuk peningkatan arus penumpang dilakukan dengan kerjasama terpadu antara Pelindo 1, DAMRI dan Pelni.

sumber : https://ekonomi.bisnis.com/read/20200724/98/1270712/akhir-2020-pelindo-1-optimistis-arus-barang-tumbuh-tipis

Aksi-Peduli-Lingkungan,-800-Batang-Pohon-Produksi-Buah-Ditanam.aspx
  
6/15/2020 3:32 PMMAULVI DZIKRANA MUHAMMAD S.I.P
Berita6/12/2020990
Pelindo 1 turut mendukung aksi penanaman pohon yang di lakukan oleh Yayasan Budaya Hijau Indonesia (YBHI) di Demplot Pertanian Organik YBHI Simalingkar B, Medan pada Kamis
PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 turut mendukung aksi penanaman pohon yang di lakukan oleh Yayasan Budaya Hijau Indonesia (YBHI) di Demplot Pertanian Organik YBHI Simalingkar B, Medan pada Kamis (11/6).

Sebanyak 800 batang pohon produksi buah di tanam di demplot ini, tepatnya di wilayah selatan Kota Medan yang merupakan zona penyangga air/zona resapan air untuk kebutuhan Kota Medan.

Selain penanaman pohon, juga dilakukan penanaman bibit Jagung Bisma Komposit di lahan seluas 4 Ha, dimana nantinya 100% jagung ini akan dikembangkan menjadi bibit unggul, yang akan dijual khusus kepada petani dengan harga yang jauh lebih murah dibanding harga di pasaran.

“Kegiatan penanaman pohon ini merupakan salah satu kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) Pelindo 1 sebagai wujud kepedulian sosial, ekonomi dan lingkungan kepada masyarakat. Pelindo 1 terus berkomitmen memberikan dukungan bagi program pengembangan lingkungan hidup maupun pengelolaan lahan pertanian, yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Dengan sinergi dari semua komponen tentu akan semakin mempermudah kita mewujudkan Kota Medan yang hijau dan ramah lingkungan,” terang Imron Eryandy, SVP Sekretariat Perusahaan.

Yayasan Budaya Hijau Indonesia (YBHI) mengapresiasi dan berterimakasih kepada Pelindo 1 atas dukungan pada program penanaman pohon dan jagung ini. “Penanaman perdana Jagung Bisma Komposit ini nantinya akan dirawat total tanpa menggunakan bahan kimia dan hanya mengandalkan Eco Enzyme dan pupuk organik cair (POC). Proyeksi panen jagung Bisma Komposit ini nantinya akan dikembangkan menjadi bibit berlabel organik, hak edar dan dilengkapi dengan dokumen sertifikat dari Badan Pemerintah yang berwenang. Kemudian dipasarkan dengan harga murah khusus untuk petani yang sudah mengikuti pelatihan yang diadakan oleh Relawan Eco Enzyme Indonesia (REEI), di Demplot Pertanian Organik YBHI,” jelas Bathara Surya Yusuf, Ketua YBHI.
sumber : https://waspada.co.id/2020/06/aksi-peduli-lingkungan-800-batang-pohon-produksi-buah-ditanam/
Aktivitas-Bongkar-Muat-Pelabuhan-Kuala-Tanjung-Tumbuh-Lebihi-100.aspx
  
9/25/2020 2:47 PMMAULVI DZIKRANA MUHAMMAD S.I.P
Berita9/24/20201069
KUALA Tanjung Multipurpose Terminal mencatatkan kinerja positif sampai dengan Agustus 2020 dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2019,

KUALA Tanjung Multipurpose Terminal mencatatkan kinerja positif sampai dengan Agustus 2020 dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2019, terutama pada layanan bongkat muat curah cair dan general cargo yang mampu tumbuh di atas 100%.

Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia I (Persero), atau Pelindo 1 Dani Rusli Utama mengatakan, realisasi trafik bongkar muat di Kuala Tanjung Multipurpose Terminal (KTMT), baik untuk peti kemas, curah cair dan general cargo mengalami pertumbuhan positif.

Kunjungan kapal sampai dengan Agustus 2020 mencapai 169 call atau 4 sampai 5 call per minggu. Angka realisasi ini tumbuh 30% dari kunjungan kapal pada tahun 2019 yang sebanyak 130 call," paparnya, Kamis (24/9).

Selain itu, realisasi bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Kuala Tanjung sampai dengan Agustus 2020 sebanyak 30.309 box. Realisasi bongkar muat peti kemas sampai dengan Agustus 2020 ini tumbuh 32,5% dari realisasi pada 2019 yang sebanyak 22.870 box.

Jika dalam satuan TEUs, realisasi bongkar muat peti kemas sampai dengan Agustus 2020 sebanyak 31.956 TEUs. Realisasi ini naik 34% dari pencapaian realisasi bongkar muat peti kemas pada tahun 2019 sebanyak 23.937 TEUs.

Kenaikan throughput tersebut bukan hanya untuk bongkar muat peti kemas saja, tetapi juga terhadap bongkar muat curah cair dan general cargo.

Realisasi bongkar muat curah cair sampai dengan Agustus 2020 mencapai 242.596 ton untuk komoditas CPO dan turunannya. Realisasi sampai dengan bulan Agustus tumbuh 137% dari pencapaian pada 2019 sebesar 102.200 ton. Realisasi bongkar muat general cargo sampai dengan Agustus 2020 sebesar 46.801 ton, naik 176% dari pencapaian realisasi pada 2019 yang mencapai 16.970 ton.

Pertumbuhan positif pelabuhan yang berada di Kabupaten Barubara, Sumatra Utara ini diyakini karena didukung dengan kapasitas yang besar sehingga menarik minat para investor untuk membangun industri.

Pelabuhan didukung dengan hinterland Sei Mangkei dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sehingga industri di Kuala Tanjung mulai berkembang yang kemudian berdampak pada pertumbuhan trafik yang positif.

Dani Rusli Utama menjelaskan, intisari dari pembangunan suatu pelabuhan itu adalah ekosistem sehingga pihaknya berupaya untuk mempercepat industri lain masuk ke wilayah Kuala Tanjung dan kawasan industri Kuala Tanjung.

"Kami optimistis bahwa Pelabuhan Kuala Tanjung akan menjadi masa depan Indonesia. Pelabuhan ini memiliki fasilitas yang baik, draft 16-17 meter LWS (Low Water Spring) sehingga bisa melayani kapal dengan bobot 50.000 DWT (dead weight tonnage), serta growth sudah mulai bagus," tuturnya.

Dukungan dari Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi, Kementerian Koordinator Perekonomian, dan Kementerian Perhubungan juga dinilai telah ikut mendorong investasi di Kuala Tanjung sehingga mempercepat pertumbuhan hinterland pelabuhan.

"Untuk itu, kami persilakan kepada para partner atau investor yang akan masuk di Kuala Tanjung dan kawasan industrinya untuk membangun industri sekitarnya, kami akan siap untuk mendukung," ujar Dani.

KTMT yang dioperasikan PT Prima Multi Terminal, anak perusahaan Pelindo 1, PT Pembangunan Perumahan, dan PT Waskita Karya juga terus melakukan penjajakan kerja sama dengan berbagai pihak untuk pelayanan bongkar muat peti kemas, curah cair, maupun general cargo.

Saat ini pelayaran domestik yang rutin masuk di KTMT yakni SPIL, Tempuran Emas (Temas Line), dan Meratus, sementara untuk petikemas internasional yakni Forecastle Shipping and Logistics.

Sedangkan untuk curah cair, KTMT melayani bongkar muat CPO dan turunannya milik PT Industri Nabati Lestari dan PT Astra Argo Lestari serta melayani general cargo milik PT Waskita, PT Multimas Nabati Asahan dan PT Cemindo Gemilang.

KTMT sendiri memiliki dermaga 500x60 m, trestle sepanjang 2,8 km, serta dilengkapi rak pipa 4 line x 8 inch. KTMT juga didukung sarana dan prasarana infrastruktur bongkar muat modern dan canggih. Antara lain 3 unit Ship to Shore (STS) Crane, 8 unit Automated Rubber Tyred Gantry (ARTG) Crane, 21 unit truck terminal, 2 unit Mobile Harbour Crane (MHC). Pelabuhan ini juga dilengkapi 22 tangki timbun yang mampu melayani hingga 1.000 ton per jam dengan 4 jaringan pipa yang ditopang dengan 8 pompa.

"Seluruh operasional peti kemas dan curah cair didukung dengan sistem TI yang terintegrasi Terminal Operating System (TOS)," pungkas Dani Rusli. (OL-7)

sumber : https://m.mediaindonesia.com/read/detail/347529-aktivitas-bongkar-muat-pelabuhan-kuala-tanjung-tumbuh-lebihi-100

Alih-Muatan-Kargo-Ekspor-di-Kuala-Tanjung-Diklaim-Hemat-Cost-35-Persen.aspx
  
3/8/2019 3:39 PMMAULVI DZIKRANA MUHAMMAD S.I.P
Berita3/3/2019436
Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan menyebutkan alih muatan kargo ekspor di Pelabuhan Kuala Tanjung, Sumatra Utara, bisa menghemat 35% biaya angkut dibandingkan dengan transshipment di Singapura.

​Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan menyebutkan alih muatan kargo ekspor di Pelabuhan Kuala Tanjung, Sumatra Utara, bisa menghemat 35% biaya angkut dibandingkan dengan transshipment di Singapura.

Saat berkunjung ke pelabuhan yang terletak di Kabupaten Batubara itu, Luhut mengimbau eksportir agar mengalihkan transshipment dari Singapura ke Kuala Tanjung.
"Dirjen Perhubungan Laut telah melaporkan penurunan cost-nya bisa sampai 35%. Malah beberapa item 55% yang berkurang,” jelasnya dalam siaran pers, Minggu (3/3/2019).
Menurut Luhut, saat ini Pelindo I masih melakukan uji coba pemindahan kargo dari Belawan, Medan. Kuala Tanjung memiliki kedalaman 17 meter di bawah permukaam air (LWS). Sementara itu, kapal besar dapat sandar di kolam pelabuhan cukup dengan kedalaman 16 m (LWS).
“Nanti kelapa sawit juga dikirim dari sini. Agar terpadu, semua harus ikut serta mengurangi traffic di Medan dari Belawan,” jelasnya. 
 
Terminal multipurpose Kuala Tanjung dilengkapi dengan tiga container crane yang memiliki kapasitas 45 ton dan mampu menangani kontainer berukuran 20 feet, 40 feet, dan 45 feet
 
Untuk mempercepat bongkar muat, pelabuhan juga telah dilengkapi dengan dermaga ukuran 500x60 m, trestle sepanjang 2,8 km dan lebar 18,5 m, serta dilengkapi rak pipa 4 linex8 inch.
Selain itu, ada 3 unit ship to shore (STS) crane, 8 unit automated rubber tyred gantry (ARTG) crane, 21 unit truck terminal, dan 2 unit mobile harbour crane (MHC), serta terminal operating system (TOS) peti kemas maupun curah cair.
Pelabuhan yang dioperatori PT Prima Multi Terminal--perusahaan patungan Pelindo I, PT Pembangunan Perumahan, dan PT Waskita Karya--itu siap beroperasi melayani arus keluar masuk barang ke seluruh Indonesia dan luar negeri. 
 
Terminal dengan kapasitas tahap awal 600.000 TEUs tersebut sudah diuji coba dengan disandari beberapa kapal berukuran besar, baik untuk kegiatan domestik maupun ekspor. 
 
Untuk kegiatan domestik, kapal yang sudah sandaradalah KM Sinar Belawan yang memilik bobot sekitar 12.000 GT dengan panjang 145,5 meter. Kapal milik perusahaan pelayaran PT Samudera Indonesia itu mengangkut 50 boks kargo milik PT Unilever Indonesia.
 
Adapun untuk kegiatan ekspor, kapal yang sandar di calon hub internasional itu mencakup Wan Hai 505 dan Wan Hai 507 yang setiap kapal memiliki panjang 268 m dan kapasitas 4.500 TEUs.
Masing-masing kapal mengangkut barang ekspor milik PT Unilever Indonesia dan PT Domas Agrointi Perdana (P&G) tujuan ke China, India, Singapura, dan Malaysia. 
 
Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Agus H. Purnomo mengatakan Kuala Tanjung akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo dalam waktu dekat.
 
"Kami akan mengawal dan memastikan proses pengoperasian pelabuhan Kuala Tanjung bisa berjalan sesuai dengan rencana,” kata Agus.

sumber : https://ekonomi.bisnis.com/read/20190303/98/895617/alih-muatan-kargo-ekspor-di-kuala-tanjung-diklaim-hemat-cost-35
Anak-Anak-SD-Batubara-Belajar-Dunia-Maritim-di-Kuala-Tanjung.aspx
  
9/25/2019 9:30 AMMAULVI DZIKRANA MUHAMMAD S.I.P
Berita9/24/2019689
PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 menggelar Port Visit di Kuala Tanjung Multipurpose Terminal.

PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 menggelar Port Visit di Kuala Tanjung Multipurpose Terminal. Kegiatan ini diikuti oleh anak-anak Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Batubara, Sumatera Utara pada Selasa (24/9).

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Batubara Ilyas S Sitorus menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pelindo 1 yang memberikan kesempatan kepada anak-anak SD yang berada di Kabupaten Batubara. Kunjungan anak-anak SD Kabupaten Batubara ke Pelabuhan Kuala Tanjung ini menjadi kesempatan besar bagi anak-anak sekolah untuk belajar mengenal dunia kepelabuhanan dan maritim dengan melihat langsung kegiatan bongkar muat yang terjadi di pelabuhan.

"Pelindo 1 dan Pemerintah Kabupaten Batubara akan terus bekerja sama untuk meningkatkan kompetensi SDM untuk memajukan Kabupaten Batubara,” terang Ilyas S Sitorus, seperti dalam siaran pers.

Sebelum anak-anak sekolah diajak berkunjung melihat dermaga Kuala Tanjung Multipurpose Terminal untuk melihat kegiatan bongkar muat yang sedang berlangsung, anak-anak dikenalkan dengan dunia kepelabuhanan dan maritim oleh VP Public Relations Pelindo 1 Fiona Sari Utami dan Manager Stakeholder Proyek Kuala Tanjung Pelindo 1 Asih Kurnia. “Kunjungan anak sekolah ke Pelabuhan ini dalam rangka program stakeholder manajemen pelabuhan di Kuala Tanjung yang dalam meningkatkan kompetensi masyarakat sekitar yang berada di wilayah Pelabuhan Kuala Tanjung serta salah satu wujud komitmen dan tindak lanjut kerja sama Pelindo 1 dan Pemkab Batubara,” jelas Asih Kurnia.

Selanjutnya, anak-anak Sekolah tersebut diajak untuk mengelilingi Kuala Tanjung Multipupose Terminal yang memiliki dermaga 500x60 meter, trestle sepanjang 2,8 kilometer (km), serta dilengkapi rak pipa 4 line x 8 inch. Kuala Tanjung Multipurpose Terminal juga didukung dengan sistem IT serta Terminal Operating System (TOS) petikemas maupun curah cair yang terintegrasi sehingga mampu meningkatkan layanan kepada pengguna jasa dan meningkatkan kecepatan proses bongkar muat.

Fiona mengatakan setelah anak-anak SD mengunjungi Pelabuhan Kuala Tanjung dan melihat secara langsung kegiatan bongkar muat yang sedang berlangsung di dermaga, kami berharap kegiatan ini bisa menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap dunia kepelabuhanan dan maritim.

"Kegiatan Port Visit ini akan terus berlangsung karena merupakan salah satu bentuk kerja sama Pelindo 1 dan Pemkab Batubara untuk memajukan SDM daerah sehingga setiap generasi muda di Batubara yang terletak di sekitar di Pelabuhan Kuala Tanjung termotivasi untuk rajin belajar mengejar cita-citanya,” tutup Fiona Sari Utami, VP Public Relations Pelindo 1. 

Fiona Sari Utami menambahkan bahwa kegiatan Port Visit di Pelabuhan Kuala Tanjung bertujuan untuk memperkenalkan dunia kepelabuhanan dan  maritim kepada generasi muda yang nantinya akan menjadi generasi penerus bangsa. Kegiatan Port Visit ini menjadi salah satu program eksternal Pelindo 1 yang melibatkan generasi muda sebagai upaya Pelindo 1 untuk turut memajukan dunia pendidikan dengan mengedukasi dan memperkenalkan informasi seputar kepelabuhanan dan dunia maritim karena pelabuhan memiliki peran penting dalam meningkatkan perekonomian nasional.

Sumber : https://republika.co.id/berita/pyc7m3423/anakanak-sd-batubara-belajar-dunia-maritim-di-kuala-tanjung

Anggota-DPR-RI-Tinjau-Sarana-dan-Prasarana-di-Pelabuhan-Belawan.aspx
  
7/12/2019 9:42 AMMARIZA RIZQI IRIANI S.I.Kom
Berita7/11/2019588
Anggota Komisi V DPR RI yang dipimpin Sigit Sosiantomo beserta rombongan melakukan kunjungan kerja spesifik ke Sumatera Utara yang dipusatkan di Pelabuhan Belawan.

​Anggota Komisi V DPR RI yang dipimpin Sigit Sosiantomo beserta rombongan melakukan kunjungan kerja spesifik ke Sumatera Utara yang dipusatkan di Pelabuhan Belawan, Kamis (11/7)

Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung kondisi sarana dan prasarana di Pelabuhan Belawan, rencana pengembangan yang akan dilakukan, serta menginventarisir isu-isu utama terkait pengelolaan Pelabuhan Belawan.

Direktur Keuangan Pelindo I, Mohamad Nur Sodiq, memaparkan tentang fasilitas dan kesiapan infrastruktur Pelabuhan Belawan dan pengembangan Terminal Peti Kemas (TPK) Belawan Fase II yang sudah memasuki tahap akhir.

"Pembangunan Terminal Peti Kemas Belawan Fase II diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan perdagangan Nasional, khususnya daerah Sumatera Utara dan sekitarnya. Juga dapat mendorong laju pertumbuhan throughput peti kemas di Pelabuhan Belawan," kata Sodiq di hadapan anggota Komisi V DPR RI.

Sodiq juga menjelaskan pembangunan TPK Belawan Fase II sudah mencapai 98% dan ditargetkan selesai pada akhir Juli 2019.

"TPK Belawan Fase II ini memiliki panjang dermaga 350 meter, sementara untuk pengembangan TPK Belawan Fase I juga sepanjang 350 m infrastrukturnya dilaksanakan oleh Kementerian Perhubungan," jelasnya.

Setelah selesai proyek pengembangan TPK Belawan Fase I dan Fase II, maka terminal peti kemas Belawan akan mendapat tambahan dermaga sepanjang total 700 m dengan total tambahan kapasitas sebesar 800.000- 900.000 teus/tahun, dan dengan kedalaman kolam -14 mLWS yang mampu melayani kapal Post Panamax atau kapal dengan bobot 50.000 DWT.

"Dengan demikian, total kapasitas Terminal Peti Kemas Belawan Fase I dan II ditambah terminal peti kemas eksisting saat ini nantinya akan mencapai 2 juta teus/tahun," terang Sodiq.

TPK Fase II ini telah dilengkapi dengan 20 unit Head Truck yang didatangkan pada bulan April 2019 lalu, dan tahun ini juga akan dilengkapi dengan peralatan bongkar muat modern seperti 4 unit STS (SHip to Shore) Crane dan 12 unit Automatic RTG.

Pada kunjungan ini Komisi V DPR RI ini juga melakukan pertemuan dengan Ditjen Hubla Kemenhub, Kepala Otoritas Pelabuhan Belawan, Syahbandar Belawan, Kemen PUPR dan PT PELNI.

Usai mendengarkan pemaparan, rombongan berkunjung ke proyek pengembangan TPK Belawan Fase II untuk meninjau secara langsung progress pembangunan pelabuhan tersebut.

sumber : http://news.analisadaily.com/read/anggota-dpr-ri-tinjau-sarana-dan-prasarana-di-pelabuhan-belawan/763834/2019/07/11

anjungbalai-Miliki-Pelabuhan-Penumpang-Khusus-Standar-Internasional.aspx
  
7/31/2018 8:40 AMMARIZA RIZQI IRIANI S.I.Kom
Berita7/30/2018236
Kota Tanjungbalai kini sudah memiliki pelabuhan penumpang khusus berstandar internasional.

​Kota Tanjungbalai kini sudah memiliki pelabuhan penumpang khusus berstandar internasional. Terwujudnya pembangunan pelabuhan yang berlokasi di wilayah Kecamatan Teluk Nibung, persisnya di bibir pantai Sungai Asahan ini tidak terlepas dari kerja sama yang dilakukan antara Pemko Tanjungbalai dengan PT Pelindo.

Pantauan medanbisnisdaily.com, Senin (30/7/2018), dari sisi geografis, Pelabuhan Teluk Nibung sangat strategis, karena berdekatan langsung dengan negeri jiran Malaysia dan beberapa negara lainnya.

Khusus dengan menumpang transportasi air kapal feri, kedekatan antara Tanjungbalai dengan Port Klang Malaysia cukup ditempuh dalam waktu yang singkat berkisar sekitar 3 hingga 4 jam.

Dengan rampungnya pembangunan pelabuhan penumpang khusus Teluk Nibung diyakini mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tanjungbalai.

Sebelumnya, Direktur PT Pelindo I, Bambang Cahyana, mengatakan, penataan pembangunan pelabuhan penumpang khusus Teluk Nibung dimulai pertengahan 2016.

Wali Kota Tanjungbalai, HM Syarial, mengungkapkan, pihaknya sangat mendukung dan menyambut baik terwujudnya pembangunan pelabuhan penumpang khusus Teluk Nibung.

"Pemko Tanjungbalai sangat mendukung dan menyambut baik program dan dari PT Pelindo I membangun serta menata pelabuhan Teluk Nibung. Teluk Nibung itu diketahui sebagai salah satu pelabuhan Internasional jalur laut yang dapat memberikan pelayanan dan membuat setiap penumpang yang datang dan pergi merasa aman dan nyaman," tuturnya.

Diharapkan keberadaan pelabuhan penumpang khusus Teluk Nibung yang berstandar internasional ini mudah-mudahan mampu menarik minat wisatawan mancanegara lebih meningkat berkunjung ke tanah air ini.
"Kita sangat bangga dengan kondisi pelabuhan penumpang khusus Teluk Nibung saat ini,karena terlihat cukup megah dan indah." ujar Wali Kota.
1 - 30Next