Pages
This system library was created by the Publishing feature to store pages that are created in this site.

  
  
  
  
  
  
  
  
Summary
Page Content
​​Pelindo-1-Dukung-Pembangunan-Rumah-Tahfidz.aspx
  
11/5/2019 2:31 PMMARIZA RIZQI IRIANI S.I.Kom
Berita10/24/2019735
PT Pelabuhan Indonesia 1 (Pelindo 1) memberikan bantuan dana kepada Universitas Pembangunan Panca Budi melalui pembangunan Rumah Tahfidz Khaizerani,

PT Pelabuhan Indonesia 1 (Pelindo 1) memberikan bantuan dana kepada Universitas Pembangunan Panca Budi melalui pembangunan Rumah Tahfidz Khaizerani, di Jl. Klambir V, Gang Kapas III Lorong Panca Budi, Kecamatan Hamparanperak, Kabupaten Deliserdang. Bantuan ini merupakan  wujud nyata program Corporate Social Responsibility (CSR) atau Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) kepada masyarakat khususnya pada dunia pendidikan sekaligus juga sarana ibadah.

VP Public Relations Pelindo 1, Fiona Sari Utami, Kamis (24/10) menyampaikan bahwa bantuan ini diharapkan dapat membawa manfaat bagi pengembangan dunia pendidikan khususnya di wilayah kerja Pelindo 1. “Kami berharap semoga  keberkahan dari doa di Rumah Tahfiz ini bisa memberikan manfaat sehingga ke depan Pelindo 1 bisa semakin maju, dan kami mengharapkan doa dan dukungannya kepada Pelindo 1 untuk bisa melakukan program-program di tahun ini dan tahun mendatang, yang tentunya akan memberikan kemajuan kepada Sumatera Utara," ujar Fiona.

Sementara itu, Rektor Universitas Pembangunan Panca Budi Dr. H. M. Isa Indrawan, SE, MM menyebutkan, Rumah Tahfidz merupakan program dari Universitas Panca Budi yang akan melibatkan para mahasiswa untuk ikut mengajar anak-anak menjadi tahfiz. 

“Kami menyampaikan apresiasi dan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada Pelindo 1 yang telah banyak memberikan bantuan dan perhatiannya terhadap program pembangunan ini. Kami berharap kerjasama ini tetap akan berlanjut," jelas Isa Indrawan saat peresmian Rumah Tahfiz Khaizerani, pada Rabu (23/10).


Ketua Panitia sekaligus Penanggung Jawab Rumah Tahfidz Khaizerani, Manshuruddin, S.Pd.I, MA menjelaskan, rumah ini nantinya akan menghasilkan penghafal Al-Quran yang berkualitas. “Kami akan melakukan beberapa gerakan dalam menyambut pelajar Rumah Tahfidz Khaizerani yaitu gerakan wakaf, gerakan unit pengumpul zakat dan gerakan orang tua asuh. Kami juga menerima bilamana ada pihak-pihak yang ingin bergabung dalam pembelajaran rumah tahfidz ini," jelas Manshuruddin.

Fiona menambahkan, bahwa Program Kemitraan dan Bina Lingkungan dari Pelindo 1 yang diberikan dalam bentuk hibah kepada masyarakat, selain untuk sarana pendidikan dan ibadah juga diberikan untuk bantuan bencana alam,  kesehatan, sarana dan prasarana umum, pelestarian lingkungan dan bantuan sosial lainnya.(h04)

 Sumber :https://waspada.id/pelindo-1-dukung-pembangunan-rumah-tahfidz​​​


1,7-Juta-Warga-Sumut-Mudik-Lebaran.aspx
  
7/8/2019 2:26 PMMAULVI DZIKRANA MUHAMMAD S.I.P
Berita6/2/2019584
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara Abdul Haris Lubis mengatakan, ada 1.741.923 warga Sumut yang melakukan mudik.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara Abdul Haris Lubis mengatakan, ada 1.741.923 warga Sumut yang melakukan mudik. Namun, 68 persennya hanya mudik antar kabupaten dan kota dalam provinsi (AKDP) saja. Arus mudik di Sumut sudah dimulai sejak 30 Mei hingga Minggu (2/6/2019). Sementara arus balik diprediksi akan terjadi mulai 8 sampai 19 Juni 2019. Haris mengatakan, untuk menjaga agar mudik berjalan aman, pihaknya melakukan ramp chek ke sejumlah bus, serta membatasi waktu operasional mobil barang, dan membuat posko alat berat serta petugas transportasi. "Kita sudah menyiapkan ini semua dan melakukan inspeksi agar tidak ada lagi kelebihan muatan pada angkutan-angkutan umum demi keselamatan bersama,” katanya, Sabtu (1/6/2019).

PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) memberangkatkan 6.000 pemudik dalam program Mudik Bareng BUMN 2019 yang serentak digelar di enam kota di empat provinsi sekaligus yaitu Medan, Lhokseumawe, Sibolga, Pekanbaru, Kandis, dan Perawang menuju berbagai kota di Pulau Sumatera. Sebanyak 269 pemudik asal Pekanbaru berangkat menggunakan tujuh bus dilepas Gubernur Riau Syamsuar dan General Manager Pelindo 1 Pekanbaru I Wayan Wirawan menuju Medan dan Padang. Selanjutnya, berangkat 400 pemudik dari Perawang dan Kandis dengan tujuan Medan. Di Lhokseumawe, tiga bus yang diberangkatkan dari kantor Pelindo 1 Cabang Lhokseumawe berisi 92 pemudik dilepas General Manager Pelindo 1 Cabang Lhokseumawe Budi Azmi bersama Sekda Kota Lhokseumawe dengan tujuan Medan dan Banda Aceh. Di Sibolga, tiga bus diberangkatkan dari Kantor Pelindo 1 Cabang Sibolga dengan jumlah pemudik 73 orang menuju Medan, Padang, dan Pekanbaru, dilepas oleh General Manager Pelindo 1 Cabang Sibolga Suhari.


1.000-Ton-Beras-Untuk-Suriah-Dikirim-Melalui-Belawan.aspx
  
4/26/2018 9:28 AMRICA AGNAS GIRSANG
Berita4/21/2018149
Pelindo 1 turut memberi dukungan dalam kelancaran pengiriman 1.000 ton beras ke Suriah yang dikirimkan oleh Aksi Cepat Tanggap (ACT) melalui dermaga Belawan International Container Terminal (BICT), Sabtu (21/4).

PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I (Persero) turut memberi dukungan dalam kelancaran pengiriman 1.000 ton beras ke Suriah yang dikirimkan oleh Aksi Cepat Tanggap (ACT) melalui dermaga Belawan International Container Terminal (BICT), Sabtu (21/4).

Pelepasan kapal kemanusiaan untuk Suriah ini dilaksanakan di Terminal Penumpang Bandar Deli, Pelabuhan Belawan, dan dihadiri oleh Ketua MUI Sumut, Muhammad Hatta, Wakil Walikota Medan, Akhyar Nasution, Staf Ahli Kementerian Pertanian, Mat Syukur, General Manager Pelabuhan Belawan, Yarham Harid dan General Manager BICT, Aris Zulkarnain.

"Pelindo I memberi dukungan penuh dalam memfasilitasi pengiriman bantuan 1.000 ton beras Indonesia untuk korban kemanusiaan di Suriah yang diprakarsai oleh ACT," ujar General Manager BICT, Aris Zulkarnain.

"Bentuk dukungan yang diberikan Pelindo I adalah dengan menyediakan fasilitas dermaga untuk sandar kapal MSC Maria Pia yang memiliki Length Over All (LOA) sepanjang 198 meter, serta pelayanan pemanduan dan penundaan di dermaga BICT," sambungnya.

Lebih lanjut Aris menjelaskan, persiapan pelayanan kapal kemanusiaan ini dilakukan sesuai Standar Operasional dan Prosedur (SOP) pelayanan kapal yang berlaku di BICT.

"Ini adalah bukti Pelindo I tidak hanya profit oriented, tetapi juga social oriented. Kegiatan ini bisa berjalan dengan baik karena adanya sinergi dari semua instansi yang ada dan kami berharap kerjasama ini dapat semakin ditingkatkan lagi," jelas Aris.

Sementara Senior Vice President ACT, Imam Akbari mengungkapkan, pengiriman 1.000 ton beras melalui Kapal Kemanusiaan Suriah ini untuk menanggapi krisis kemanusiaan yang masih melanda pengungsi Suriah hingga saat ini.

"Hari ini, beras terbaik dari Indonesia dikirimkan untuk Suriah. 1.000 ton beras ini dipanen oleh petani Aceh saat panen raya pada awal Maret lalu," ungkapnya.

Pelabuhan Belawan dipilih menjadi titik bertolak karena kapal besar yang bakal digunakan untuk pelayaran bisa bersandar di dermaga BICT.

"Kapal Kemanusiaan untuk Suriah berangkat dari Pelabuhan Belawan menuju Pelabuhan Iskenderun, Turki, hampir sebulan perjalanan. Yang artinya beras ini akan tiba di awal Ramadan dan diharapkan dapat menjadi hidangan berbuka puasa maupun sahur bagi warga Suriah," jelas Imam.

Setibanya di Turki, bantuan beras ini akan didistribusikan kepada para pengungsi Suriah yang tinggal di sepanjang perbatasan Turki-Suriah.

ACS Humas Pelindo I, Fiona Sari Utami menambahkan, Pelindo I mengapresiasi langkah-langkah dan bantuan-bantuan yang sudah disampaikan oleh ACT baik di dalam negeri serta berbagai penjuru dunia.

"Pelindo I juga akan terus mendukung kegiatan yang bersifat sosial untuk memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat," tukasnya.


10.000-Ton-Beras-Impor-dari-Thailand-Tiba-di-Belawan.aspx
  
2/27/2018 1:57 PMRICA AGNAS GIRSANG
Berita2/25/201887
Sebanyak 10.000 ton beras impor yang berasal dari Thailand tiba di Pelabuhan Belawan, kota Medan, kemudian akan disimpan di Gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) Sumatera Utara (Sumut).

Sebanyak 10.000 ton beras impor yang berasal dari Thailand tiba di Pelabuhan Belawan, kota Medan, kemudian akan disimpan di Gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) Sumatera Utara (Sumut).

Kepala Bulog Divisi Regional (Divre) I Sumut, Benhur Ngkaimi, 10.000 ton beras impor dari Thailand tersebut tiba pada Sabtu (24/2) kemarin, sekira pukul 08.30 WIB.

"Sumut menerima jatah sebanyak 10.000 ton beras impor, kemudian langsung dibongkar untuk disimpan di gudang Bulog," katanya, Minggu (25/2).

Benhur menjelaskan, awalnya direncanakan beras impor masuk 20.000 ton dari total yang masuk sebanyak 34.000 ton.

"Awalnya beras impor itu juga sudah masuk pada tanggal 17 Februari 2018, tetapi akhirnya pada tanggal 24 Februari," jelasnya.

Dengan masuknya beras impor, maka stok beras Bulog semakin aman. Harga beras di pasar Sumut hingga akhir pekan ini masih di kisaran Rp10.500 hingga Rp11.000 per kilogram.   


11-Kontaener-Hasil-Perikanan-Asal-Sumut-Diekspor.aspx
  
7/22/2019 10:36 AMMARIZA RIZQI IRIANI S.I.Kom
Berita7/21/2019617
Produk perikanan dari Sumatera Utara kian diminati oleh pasar global khususnya Amerika Serikat, Korea Selatan, Yunani, Malaysia dan Uni Eropa.

​Produk perikanan dari Sumatera Utara kian diminati oleh pasar global khususnya Amerika Serikat, Korea Selatan, Yunani, Malaysia dan Uni Eropa.

“Dalam pekan ini dari Pelabuhan Belawan ada ekspor produk hasil perikanan sebanyak 11 kontainer,” ujar Kepala Stasiun Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (KIPM) Medan II, Edi Santoso, Sabtu (20/7/2019).

Produk perikanan yang diekspor tersebut terdiri dari ikan nila beku, gurita beku, cumi beku, lobster air tawar. Kemudian udang beku, daging kepiting, daging kepah, kakap segar, kerapu segar, bawal, cakalang dan ikan tenggiri.

Dia mengakui, ekspor 11 kontainer itu dilepas atau dilakukan bersamaan dari beberapa pelabuhan lainnya yang dilakukan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Puji Astuti, Jumat (19/7).

Selain dari Belawan, ekspor dengan total ratusan kontainer itu berasal dari Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Pelabuhan Tanjung Mas Semarang dan Pelabuhan Sukarno Hatta Makasar.

Terdapat lima pelabuhan itu merupakan pelabuhan dan kegiatan ekspor terbesar di Indonesia. Pelepasan ekspor itu dilakukan dalam rangkaian kegiatan Bulan Bakti KIPM Tahun 2019.

“Ekspor produk hasil perikanan dan satu kapal pengangkut ikan dengan nilai 1,1 juta dolar AS atau setara Rp15,5 miliar tersebut menunjukkan minat beli pasar dunia yang cukup tinggi,” katanya.

Ia menegaskan, kegiatan ekspor raya produk perikanan itu diharapkan dapat menunjukkan potensi perikanan Indonesia yang kaya akan hasil laut dan menjadi pilar utama dalam mendukung perekonomian Indonesia, khususnya Sumut.

Lebih lanjut Edi menjelaskan akan terus melakukan edukasi, sosialisasi dan pengawasan ketat agar ekspor produk perikanan itu sesuai atau memenuhi standar internasional. (Gus/Blw).

sumber : https://dnaberita.com/2019/07/21/11-kontaener-hasil-perikanan-asal-sumut-diekspor/

12-Mahasiswa-UINSU-Dapat-Beasiswa-Pelindo-1.aspx
  
2/6/2019 4:59 PMRICA AGNAS GIRSANG
Berita1/16/2019396
Sebanyak 12 mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) menerima beasiswa dari Pelindo I.
Sebanyak 12 mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) menerima beasiswa dari PT Pelindo I (Persero). Penyerahan beasiswa tersebut berlangsung di Aula Sidang FIS UINSU Jalan Willem Iskandar, Medan, Rabu (16/1/2019).

Hadir dalam penyerahan ter itu Dekan FIS UINSU Prof Dr Ahmad Qorib MA, Wakil Dekan III Dr Muhammad Faisal Hamdani MAg, Wakil Dekan II Fauziah Lubis MHum, Ka Laboratorium Dra Achiriyah MHum, Ketua Prodi Ilmu Komunikasi Dr Hasan Sazali MA, Sekjur Dr Nursapiah MA dan Direktur SDM PT Pelindo I (Persero) M Hamied Wijaya diwakili Epo Sembiring dari Badan Dakwah Islam PT Pelindo I.

Epo Sembiring mengatakan, pihaknya sangat konsern memberikan perhatian bagi mahasiswa kurang mampu khususnya mahasiswa yatim dan piatu guna tetap melanjutkan pendidikan hingga selesai kuliah.

"Alhamdulillah hari ini kita berbagi dan membantu mahasiswa UINSU. Dana ini dikumpul melalui zakat dan infak pegawai PT Pelindo I," kata Epo Sembiring.

Epi berharap bantuan beasiswa ini dapat membantu kesulitan mahasiswa selama menjalani pendidikan di Prodi Ilmu Komunikasi FIS UINSU.

Ahmad Qorib meminta mahasiswa yang menerima beasiswa tetap semangat belajar. Tidak ada kata putus asa dalam belajar. Kesulitan pasti dapat diatasi.

"Saya mengucapkan terimakasih kepada PT Pelindo I. Semoga ini menjadi awal kebaikan untuk meningkatkan SDM bagi UINSU," kata Ahmad Qorib.

150-ANAK-DI-DUA-KELURAHAN-TERIMA-BANTUAN-SEKOLAH.aspx
  
11/21/2019 2:56 PMMARIZA RIZQI IRIANI S.I.Kom
Berita11/18/2019767
150 ANAK DI DUA KELURAHAN TERIMA BANTUAN SEKOLAH

​​​Perusahaan  yang tergabung dalam Komite CSR Perusahaan Industri Kawasan Pelabuhan Pelindo I Cabang Dumai  kembali menyalurkan bantuan program pendidikan untuk masyarakat kategori kurang mampu disekitar kawasan Operasional.


Kali ini bantuan diserahkan untuk 150 anak didua kelurahan yakni Dumai Kota dan Laksamana. Upaya ini tentu sebagai bentuk kepedulian dan perhatian perusahaan dikawasan Pelindo terhadap masyarakat.

Penyerahan bantuan berlangsung di Mesjid Al Falah Jalan Budi Kemuliaan bersamaan dengan kegiatan subuh berkah Pemko Dumai yang disaksikan langsung Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo, bahkan turut hadir Camat Dumai Kota ,Lurah , penggurus Komite CSR selaku Bendahara Deki Indrawan ,RT dan para orangtua dan anak.

Deki Indrawan Selaku Bendahara Komite CSR mengucapkan terima kasih kepada seluruh RT yang sudah terlibat dalam proses pendataan anak yang berhak menerima. Dalam program bantuan pendidikan sudah ada beberapa kelurahan yang dibantu, dan kali ini  ada 150 anak dari 2 kelurahan yakni dumai kota dan laksmana  kategori kurang mampu.

Bantuan program pendidikan insyaallah akan terus berlanjut ditahun  berikutnya, sebab program  ini bertujuan untuk meringankan beban para orangtua dalam memenuhi perlengkapan sekolah.

 " Dalam hal ini sudah saatnya perusahaan  turut berkontribusi dalam mencerdaskan anak bangsa, dengan ikut andil dalam program pendidikan.Guna menciptakan generasi penerus bangsa yang lebih baik dan berkualitas."ujar Deki  yang juga Ketua Katar Bintan Itu

Deki juga memaklumi jika jumlah bantuan saat ini masih terbatas ,namun ditahun selanjutnya kita berusaha semaksimal mungkin bisa memberikan bantuan lebih maksimal lagi.Sebab program  pendidikan ini bertujuan untuk membantu tugas pemerintah dalam mencerdaskan anak bangsa.

Sementara Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo sangat mengapresiasi Penyaluran CSR  komite Perusahaan diarea Pelindo dalam bentuk program pendidikan.Tentu  upaya  ini  bentuk perhatian perusahaan terhadap warga khusus diarea operasional.

Dan penyaluran CSR memang  sudah sewajibnya dilakukan perusahaan .Wawako  sangat mendukung program ini, karena bentuk perhatian seluruh perusahaan yang tergabung didalam komite CSR dikawasan Indsutri Pelindo I.

Diharapkan bantuan seperti ini  terus berlanjut dengan jumlah yang lebih meningkat lagi. Sebab masyarakat disekitar sangat berharap perpanjangan tangan atau perhatian perusahaan karena  masyarakat diarea ini sangat merasakan dampak dari aktivitas pelabuhan.

"Masyarakat sangat terkontaminasi dengan polusi  asap dan debu dari aktivitas seluruh perusahaaan diarea pelindo, jadi tidak salah kalau masyarakat berharap ada perhatian khusus  atau kontribusi perusahaan untuk warga dsini .Tidak hanya bantuan program pendidikan diharapkan juga bantuan lain yang bermanfaat ."

Disamping itu, Wawako berharap anak anak yang mendapatkan bantuan berupa perlengkapan alat tulis  dapat belajar lebih giat lagi.Semoga perusahaan lain dapat menyalurkan

CSR  tepat sasaran.​


2018, Pelindo I Akan Tingkatkan Kapasitas Pelabuhan Dumai.aspx
  
11/19/2017 9:15 PMSystem Account
Berita10/31/201750
​PT Pelindo I (Persero) terus mengoptimalkan pelabuhan di Kota Dumai, Provinsi Riau, sebagai pelabuhan ekspor kdi Riau yang mencapai sekitar 13 juta ton per tahun

​PT Pelindo I (Persero) terus mengoptimalkan pelabuhan di Kota Dumai, Provinsi Riau, sebagai pelabuhan ekspor komoditas kelapa sawit terbesar di Pulau Sumatera, untuk bisa menyerap potensi ekspor minyak sawit mentah di Riau yang mencapai sekitar 13 juta ton per tahun. "Pada tahun 2018 Pelabuhan Dumai akan melakukan investasi cukup besar pada peningkatan fasilitas pelabuhan curah cair untuk minyak kelapa sawit mentah atau CPO. Fasilitas loading point curah cair akan dilakukan penambahan, dari semula hanya mampu memompa 200-300 ton per jam akan terus ditingkatkan menjadi 500 ton per jam," kata GM Pelabuhan Pelindo I Cabang Dumai Djuhaery di Dumai, Minggu.

Optimalisasi tersebut diyakini Djuhaery akan makin mengukuhkan pelabuhan dipesisir Riau itu sebagai yang terbesar untuk pelayanan ekspor CPO di Sumatera. Pelabuhan Dumai melayani ekspor CPO hingga sekira enam juta ton per tahun, jauh lebih besar ketimbang Pelabuhan Belawan di Provinsi Sumatera Utara yang melayani sekitar 3,5 juta ton per tahun.

Pelindo melakukan optimalisasi karena menilai bisnis pelabuhan curah cair di Riau sangat prospektif, dengan potensi ekspor CPO kini mencapai sekitar 13 juta ton per tahun dan berpeluang untuk meningkat. Pelabuhan Pelindo I Cabang Dumai baru bisa menyerap setengahnya saja, dan sisanya diekspor oleh pelaku bisnis sawit yang membuat pelabuhan sendiri.

Selain itu, peluang pengembangan pelabuhan Dumai juga akan mampu mendukung kinerja industri pelabuhan di Riau, yang akan sangat diuntungkan karena ada mega proyek rel kereta api dan jalan tol Sumatera menuju Kota Dumai.

Kedua megaproyek itu akan mempercepat distribusi barang manufaktur yang menggunakan peti kemas dan juga produk kelapa sawit. Hal ini menjadi potensi bagi Pelabuhan Dumai yang sudah lengkap.

Pelabuhan Pelindo I Dumai memiliki tiga dermaga, antara lain Dermaga A sepanjang 350 meter untuk general cargo dan pelabuhan penumpang. Dermaga B sepanjang 500 meter untuk loading curah cair dan angkut CPO, dan Dermaga C sepanjang 400 meter selain untuk kapal kontainer juga untuk komoditi curah kering Djuhaery mengatakan, khusus untuk Dermaga C, pihaknya menggelontorkan investasi hingga Rp100 miliar untuk menambah jumlah mobile crane hingga peningkatan fasilitas lapangan penampungan peti kemas.

Menurut dia, apabila Pelindo mengoptimalkan layanan dan bisa mempercepat waktu pengangkutan CPO ke kapal, maka sektor swasta dalam bisnis sawit akan mempercayakan proses pengiriman kepada perusahaan negara itu.

Sebabnya, perusahaan terkendala lahan untuk memperluas pelabuhan dan akan lebih baik berinvestasi untuk pabrik dan kebun, sedangkan proses logistik hingga struktur pelabuhan ekspor CPO dipercayakan kepada Pelindo I.

"Berapa besar investasi untuk 2018 secara keseluruhan sedang kami hitung. Pada prinsipnya kami harus bersiap, agar jangan sampai mereka sudah siap fasilitas produksi (CPO) namun kami belum siap melayani," kata Djuhaery.

Pelabuhan Dumai merupakan salah satu dari tiga rute prioritas ASEAN Roro Connectivity sebagaimana yang diamanatkan dalam Master Plan on ASEAN Connectivity. Adapun ketiga rute kapal ASEAN Ro-Ro yaitu Dumai (Indonesia)-Malaka (Malaysia), Belawan-Penang (Malaysia)-Phuket (Thailand), dan Bitung-Davao/General Santos (Filipina).

 

2018,-Pelindo-I-Akan-Tingkatkan-Kapasitas-Pelabuhan-Dumai.aspx
  
10/31/2017 9:55 PMAldrian
Berita10/31/201742
​PT Pelindo I (Persero) terus mengoptimalkan pelabuhan di Kota Dumai, Provinsi Riau, sebagai pelabuhan ekspor komoditas kelapa sawit terbesar di Pulau Sumatera

​​​PT Pelindo I (Persero) terus mengoptimalkan pelabuhan di Kota Dumai, Provinsi Riau, sebagai pelabuhan ekspor komoditas kelapa sawit terbesar di Pulau Sumatera, untuk bisa menyerap potensi ekspor minyak sawit mentah di Riau yang mencapai sekitar 13 juta ton per tahun. "Pada tahun 2018 Pelabuhan Dumai akan melakukan investasi cukup besar pada peningkatan fasilitas pelabuhan curah cair untuk minyak kelapa sawit mentah atau CPO. Fasilitas loading point curah cair akan dilakukan penambahan, dari semula hanya mampu memompa 200-300 ton per jam akan terus ditingkatkan menjadi 500 ton per jam," kata GM Pelabuhan Pelindo I Cabang Dumai Djuhaery di Dumai, Minggu.

 

Optimalisasi tersebut diyakini Djuhaery akan makin mengukuhkan pelabuhan dipesisir Riau itu sebagai yang terbesar untuk pelayanan ekspor CPO di Sumatera. Pelabuhan Dumai melayani ekspor CPO hingga sekira enam juta ton per tahun, jauh lebih besar ketimbang Pelabuhan Belawan di Provinsi Sumatera Utara yang melayani sekitar 3,5 juta ton per tahun.

Pelindo melakukan optimalisasi karena menilai bisnis pelabuhan curah cair di Riau sangat prospektif, dengan potensi ekspor CPO kini mencapai sekitar 13 juta ton per tahun dan berpeluang untuk meningkat. Pelabuhan Pelindo I Cabang Dumai baru bisa menyerap setengahnya saja, dan sisanya diekspor oleh pelaku bisnis sawit yang membuat pelabuhan sendiri.

Selain itu, peluang pengembangan pelabuhan Dumai juga akan mampu mendukung kinerja industri pelabuhan di Riau, yang akan sangat diuntungkan karena ada mega proyek rel kereta api dan jalan tol Sumatera menuju Kota Dumai.

Kedua megaproyek itu akan mempercepat distribusi barang manufaktur yang menggunakan peti kemas dan juga produk kelapa sawit. Hal ini menjadi potensi bagi Pelabuhan Dumai yang sudah lengkap.

Pelabuhan Pelindo I Dumai memiliki tiga dermaga, antara lain Dermaga A sepanjang 350 meter untuk general cargo dan pelabuhan penumpang. Dermaga B sepanjang 500 meter untuk loading curah cair dan angkut CPO, dan Dermaga C sepanjang 400 meter selain untuk kapal kontainer juga untuk komoditi curah kering Djuhaery mengatakan, khusus untuk Dermaga C, pihaknya menggelontorkan investasi hingga Rp100 miliar untuk menambah jumlah mobile crane hingga peningkatan fasilitas lapangan penampungan peti kemas.

Menurut dia, apabila Pelindo mengoptimalkan layanan dan bisa mempercepat waktu pengangkutan CPO ke kapal, maka sektor swasta dalam bisnis sawit akan mempercayakan proses pengiriman kepada perusahaan negara itu.

Sebabnya, perusahaan terkendala lahan untuk memperluas pelabuhan dan akan lebih baik berinvestasi untuk pabrik dan kebun, sedangkan proses logistik hingga struktur pelabuhan ekspor CPO dipercayakan kepada Pelindo I.

"Berapa besar investasi untuk 2018 secara keseluruhan sedang kami hitung. Pada prinsipnya kami harus bersiap, agar jangan sampai mereka sudah siap fasilitas produksi (CPO) namun kami belum siap melayani," kata Djuhaery.

Pelabuhan Dumai merupakan salah satu dari tiga rute prioritas ASEAN Roro Connectivity sebagaimana yang diamanatkan dalam Master Plan on ASEAN Connectivity. Adapun ketiga rute kapal ASEAN Ro-Ro yaitu Dumai (Indonesia)-Malaka (Malaysia), Belawan-Penang (Malaysia)-Phuket (Thailand), dan Bitung-Davao/General Santos (Filipina).


2019, Rini Soemarno Targetkan Pendapatan Pelindo 1 Rp 1 T.aspx
  
8/23/2019 9:50 AMSystem Account
Berita3/18/2019653
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, menargetkan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) 1 meraih pendapatan minimal Rp 1 triliun pada 2019

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, menargetkan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) 1 meraih pendapatan minimal Rp 1 triliun pada 2019. Letak pelabuhan yang strategis menjadi salah satu alasan yang meyakini Menteri Rini bahwa Pelindo 1 mampu mencapai target pendapatannya.

“Di tahun 2018, sudah ada 25 perusahaan yang pendapatannya di atas Rp 1 triliun. Saya harapkan Pelindo 1 yang bisa masuk dalam perusahaan tersebut,” ujar Menteri Rini saat acara Peresmian Proyek Strategis Pelindo 1 di Belawan, Sumatera Utara pada Ahad, 17 Maret 2019.

Rini menjelaskan faktor geografis menjadi modal utama Pelindo 1 dalam mencapai targetnya. Sebagai kawasan yang menjadi pintu utama masuknya barang-barang impor, harusnya Pelindo 1 bisa menunjukkan diri sebagai operator pelabuhan yang berstandar internasional.

Pemerintah juga akan terus mendorong upaya partnertship dengan Pertamina. Di mana Pelindo 1 nantinya akan mengelola pelabuhan-pelabuhan tempat beroperasinya kegiatan Pertamina. Sehingga diharapkan dapat memberikan efisiensi bagi Pelindo 1 dan Pertamina. Serta tentunya, pendapatan Pelindo 1 yang mencapai Rp 911 miliar pada 2018, bisa terus meningkat di tahun-tahun berikutnya.

Selain itu, Menteri Rini pantai barat dan timur Sumatera mempunyai potensi yang sangat besar. Ditambah dengan Kantor Utama Pelindo 1 yang saat ini telah berpindah ke dekat pelabuhan, membuat Rini semakin yakin bahwa Pelindo 1 mampu bangkit dan mempunyai operasi yang lebih besar.

Di sisi lain, Menteri Rini juga mengapresiasi para direksi dan karyawan Pelindo 1 khususnya dan BUMN lainnya secara umum, yang terus berupaya maksimal dalam memajukan perekonomian Indonesia. Terbukti dengan naiknya keuntungan BUMN secara keseluruhan dari Rp 142 triliun pada 2014 menjadi Rp 190 triliun yang diperkirakan pada akhir 2018.

Begitu pun dengan aset BUMN dari Rp 4.500 triliun pada akhir 2014, menjadi Rp 8.020 triliun akhir tahun lalu. “Saya terus menekankan agar BUMN lebih maju laju dan profesional lagi, supaya keuntungan lebih tinggi. Sehingga dengan keuntungan yang lebih tinggi, bisa turut membantu masyarakat sehingga masyarakat bisa jadi lebih sejahtera,” kata Rini Soemarno.​

2019,-Pelindo-I-Butuh-Rp-4-Triliun-untuk-Pengembangan-Pelabuhan.aspx
  
11/22/2018 10:02 AMMARIZA RIZQI IRIANI S.I.Kom
Berita11/19/2018358
Pembangunan pelabuhan terminal penumpang Teluk Nibung bertaraf internasional hampir rampung. Rencananya akan beroperasi akhir Desember 2018.

​Pembangunan pelabuhan terminal penumpang Teluk Nibung bertaraf internasional hampir rampung. Rencananya akan beroperasi akhir Desember 2018.


Pelabuhan yang akan menghubungkan Teluk Nibung, Asahan, Sumatera Utara dengan Port Klang Malaysia, Selangor dan Pelabuhan Perak Malaysia ini untuk mempermudah wisatawan untuk berkunjung ke Tanjung Balai Asahan Sumatera Utara maupun ke Malaysia.


General Manejer Pelindo 1 cabang Teluk Nibung, Aulia Hasibuan saat berkunjung ke Pelabuhan Teluk Nibung baru lalu mengatakan, Pelindo 1 membangun terminal penumpang di pelabuhan Teluk Nibung ini, untuk meningkatkan kualitas terminal pelabuhan Teluk Nibung dan mendapat fasilitas penumpang yang nyaman, bersih dan rapi.


Terminal penumpang Pelabuhan Teluk Nibung standar internasional bersumber dana dari pihak Pelindo 1 senilai Rp32 miliar ini. Terminal ini akan dijadikan pintu masuk dan keluarnya wisatawan dengan menggunakan kapal penumpang Ferry dari Port Klang dan Pelabuhan Perak Malaysia.


Pelabuhan Terminal Penumpang Teluk Nibung seluas 2650 meter persegi, yang dapat menampung 800 orang penumpang ini, dikunjungi kapal Ferry dari Port Klang Malaysia pulang pergi setiap harinya dan kapal Ferry dari Pelabuhan Perak Malaysia dalam seminggu sekali.


Aulia Hasibuan, General Manejer Pelindo cabang Teluk Nibung, didampingi Humas Pelindo 1 Medan Fiona Sari Utami ini mengatakan, Pelindo 1 membangun terminal penumpang ini berbentuk kerang sebagai ikonnya Kota Tanjung Balai. Sebab, selama ini Tanjung Balai dikenal dengan julukan kota kerang.

2019,-Rini-Soemarno-Targetkan-Pendapatan-Pelindo-1-Rp-1-T.aspx
  
3/18/2019 9:00 AMMARIZA RIZQI IRIANI S.I.Kom
Berita3/17/2019443
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, menargetkan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) 1 meraih pendapatan minimal Rp 1 triliun pada 2019.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, menargetkan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) 1 meraih pendapatan minimal Rp 1 triliun pada 2019. Letak pelabuhan yang strategis menjadi salah satu alasan yang meyakini Menteri Rini bahwa Pelindo 1 mampu mencapai target pendapatannya.

“Di tahun 2018, sudah ada 25 perusahaan yang pendapatannya di atas Rp 1 triliun. Saya harapkan Pelindo 1 yang bisa masuk dalam perusahaan tersebut,” ujar Menteri Rini saat acara Peresmian Proyek Strategis Pelindo 1 di Belawan, Sumatera Utara pada Ahad, 17 Maret 2019.

Rini menjelaskan faktor geografis menjadi modal utama Pelindo 1 dalam mencapai targetnya. Sebagai kawasan yang menjadi pintu utama masuknya barang-barang impor, harusnya Pelindo 1 bisa menunjukkan diri sebagai operator pelabuhan yang berstandar internasional.

Pemerintah juga akan terus mendorong upaya partnertship dengan Pertamina. Di mana Pelindo 1 nantinya akan mengelola pelabuhan-pelabuhan tempat beroperasinya kegiatan Pertamina. Sehingga diharapkan dapat memberikan efisiensi bagi Pelindo 1 dan Pertamina. Serta tentunya, pendapatan Pelindo 1 yang mencapai Rp 911 miliar pada 2018, bisa terus meningkat di tahun-tahun berikutnya.

Selain itu, Menteri Rini pantai barat dan timur Sumatera mempunyai potensi yang sangat besar. Ditambah dengan Kantor Utama Pelindo 1 yang saat ini telah berpindah ke dekat pelabuhan, membuat Rini semakin yakin bahwa Pelindo 1 mampu bangkit dan mempunyai operasi yang lebih besar.

Di sisi lain, Menteri Rini juga mengapresiasi para direksi dan karyawan Pelindo 1 khususnya dan BUMN lainnya secara umum, yang terus berupaya maksimal dalam memajukan perekonomian Indonesia. Terbukti dengan naiknya keuntungan BUMN secara keseluruhan dari Rp 142 triliun pada 2014 menjadi Rp 190 triliun yang diperkirakan pada akhir 2018.

Begitu pun dengan aset BUMN dari Rp 4.500 triliun pada akhir 2014, menjadi Rp 8.020 triliun akhir tahun lalu. “Saya terus menekankan agar BUMN lebih maju laju dan profesional lagi, supaya keuntungan lebih tinggi. Sehingga dengan keuntungan yang lebih tinggi, bisa turut membantu masyarakat sehingga masyarakat bisa jadi lebih sejahtera,” kata Rini Soemarno.

sumber ; https://bisnis.tempo.co/read/1186278/2019-rini-soemarno-targetkan-pendapatan-pelindo-1-rp-1-t/full&view=ok

2020,-Kinerja-Pelabuhan-Kuala-Tanjung-Sumut-Tumbuh-Positif.aspx
  
9/25/2020 2:51 PMMAULVI DZIKRANA MUHAMMAD S.I.P
Berita9/24/20201070
Kuala Tanjung Multipurpose Terminal (KTMT), di Pemkab Batubara, Sumatera Utara (Sumut) terus menunjukkan pertumbuhan kinerja positif pada tahun 2020.
Kuala Tanjung Multipurpose Terminal (KTMT), di Pemkab Batubara, Sumatera Utara (Sumut) terus menunjukkan pertumbuhan kinerja positif pada tahun 2020. Kunjungan kapal di KTMT sampai dengan Agustus 2020 mencapai 169 call atau ada 4 sampai 5 call per minggu.

Realisasi kinerja anak usaha PT Pelindo I ini tumbuh 30 persen dibandingkan kunjungan kapal pada tahun 2019 yang sebanyak 130 call. Pertumbuhan positif Pelabuhan Kuala Tanjung yang didukung dengan kapasitasnya yang besar akan menarik minat para investor membangun industri.

Sementara, realisasi bongkar muat peti kemas di KTMT sampai dengan Agustus 2020 sebanyak 30.309 box. Realisasi bongkar muat petimas sampai dengan Agustus 2020 ini tumbuh 32,5 persen dari realisasi pada tahun 2019 yang sebanyak 22.870 box.

Dalam satuan TEUs, realisasi bongkar muat peti kemas sampai dengan Agustus 2020 sebesar 31.956 TEUs. Realisasi ini naik 34 persen dari pencapaian realisasi bongkar muat peti kemas pada tahun 2019 sebesar 23.937 TEUs.

Kenaikan throughput di KTMT ini bukan hanya untuk bongkar muat peti kemas. Kinerja bongkar muat curah cair dan general cargo di KTMT juga meningjat.  Tercatat, realisasi bongkar muat curah cair di KTMT sampai dengan Agustus 2020 mencapai 242.596 Ton untuk komoditas CPO dan turunannya.

Realisasi sampai dengan bulan Agustus tumbuh 137 persen dari pencapaian pada tahun 2019 sebesar 102.200 Ton. Sedang bongkar muat general cargo sampai dengan Agustus 2020 sebesar 46.801 Ton, naik 176 persen dari pencapaian realisasi pada tahun 2019 yang mencapai 16.970 Ton.

“Jika dilihat dari realisasi trafik bongkar muat di Pelabuhan Kuala Tanjung, baik itu untuk peti kemas, curah cair, dan general cargo terjadi tren pertumbuhan yang positif. Artinya, Pelabuhan Kuala Tanjung beroperasi dengan baik dan respon pasar pun positif dengan keberadaan Pelabuhan Kuala Tanjung."

"Pelabuhan Kuala Tanjung didukung dengan hinterland Sei Mangkei dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sehingga industri di Kuala Tanjung mulai berkembang yang kemudian berdampak pada pertumbuhan trafik yang positif,” kata Direktur Utama Pelindo 1 Dani Rusli Utama.

Dani Rusli  menjelaskan, intisari dari pembangunan suatu pelabuhan itu adalah ekosistem, sehingga kita semua berupaya untuk mempercepat industri lainnya masuk ke wilayah Kuala Tanjung dan kawasan industri Kuala Tanjung.

Optimis Kinerja Makin Baik

“Pelindo 1 optimis bahwa Pelabuhan Kuala Tanjung akan menjadi masa depan Indonesia. Pelabuhan ini memiliki fasilitas yang baik, draft 16-17 meter LWS (Low Water Spring) sehingga bisa melayani kapal dengan bobot 50.000 DWT (dead weight tonnage), serta growth sudah mulai bagus," kata Dani Rusli.

Menurutnya, dukungan luar biasa dari Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi, Kementerian Koordinator Perekonomian, dan Kementerian Perhubungan terus mendorong investasi di Kuala Tanjung sehingga akan mempercepat pertumbuhan hinterland pelabuhan.

Untuk itu, aku Dani Rusli, kami persilahkan kepada para partner atau investor yang akan masuk di Kuala Tanjung dan Kawasan Industrinya untuk membangun industri sekitarnya, kami siap untuk mendukung,” jelas Dani Rusli Utama.

KTMT yang dioperasikan PT Prima Multi Terminal, anak perusahaan Pelindo 1, PT Pembangunan Perumahan, dan PT Waskita Karya terus melakukan penjajakan kerja sama dengan berbagai pihak untuk pelayanan bongkar muat peti kemas, curah cair, maupun general cargo.

sumber : https://bisnisnews.id/detail/berita/2020-kinerja-pelabuhan-kuala-tanjung-sumut-tumbuh-positif-

2020,-Pelindo-1-Salurkan-Dana-PKBL-Rp-22,65-Miliar.aspx
  
3/12/2021 4:29 PMMAULVI DZIKRANA MUHAMMAD S.I.P
Berita3/11/20211243
Pelindo 1 tetap menunjukkan komitmennya membantu masyarakat dan lingkungan melalui penyaluran dana Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL).

​Di tengah pandemi Covid-19, Pelindo 1 tetap menunjukkan komitmennya membantu masyarakat dan lingkungan melalui penyaluran dana Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL). Langkah ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang sedang kesulitan atau terdampak  pandemi, sekaligus mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

Tahun 2020, Pelindo 1 berhasil menyalurkan total dana PKBL sebesar Rp 22,65 miliar. Dana PKBL tersebut terbagi dalam dua program yakni Program Kemitraan dan Program Bina Lingkungan. Rinciannya dana program Kemitraan sebesar Rp 15,16 miliar dan dana program Bina Lingkungan  senilai Rp Rp 7,49 miliar

“Dana Program Kemitraan ini diharapkan dapat menjadi stimulus bagi usaha mikro kecil agar bisa bangkit kembali mengembangkan usahanya, yang selama ini terdampak  pandemi Covid-19. Kami berharap dana ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya sehingga berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat sekitar di wilayah kerja Pelindo 1,” kata SVP Sekretariat Perusahaan Pelindo 1, Basuki Soleh, dalam siaran persnya, Rabu (10/3).

Dana Program Kemitraan disalurkan dalam bentuk pinjaman modal untuk para pelaku usaha mikro kecil di berbagai sektor seperti industri, perdagangan, pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan dan jasa. Hingga akhir tahun 2020, Pelindo 1 memiliki 1.379 mitra binaan yang tersebar di Provinsi Aceh, Sumut, Kepri dan Riau. VP PKBL Pelindo 1, Fatimah Zuhra menambahkan, dalam pelaksanaan program Kemitraan, Pelindo 1 tidak hanya memberikan pinjaman dana semata, namun juga melakukan pembinaan dan pelatihan untuk mengoptimalkan kompetensi mitra binaan Pelindo 1 dalam menekuni bidang usahanya. “Pelindo 1 juga turut memberikan pelatihan kepada mitra binaan, khususnya tentang marketing digital untuk memperluas pangsa pasar secara online. Harapannya, program ini bisa membantu mengembangkan industri rumahan,” kata VP PKBL Pelindo 1, Fatimah Zuhra.

Adapun dana bina lingkungan disalurkan sebagai bantuan untuk korban bencana alam, bantuan pendidikan, peningkatan kesehatan, pengembangan sarana dan prasarana umum, bantuan sarana ibadah, pelestarian alam, dan bantuan sosial kemasyarakatan dalam rangka pengentasan kemiskinan.Penyaluran dana tersebut dilakukan di empat propinsi yang merupakan lingkup area operasional Pelindo 1 yakni Aceh, Sumatera Utara, Riau, dan Kepulauan Riau melalui cabang-cabang Pelindo 1 di daerah bersangkutan.

Terkait program Bina Lingkungan, pada tahun 2020, Pelindo 1 telah menyalurkan dana untuk program-program bina lingkungan unggulan seperti pengembangan kampung wisata ramah anak di Belawan yang meliputi penghijauan melalui pertanian hidroponik, menyediakan fasilitas rumah baca, mengembangkan usaha ternak lele, batik daun ecoprint, layanan kesehatan termasuk untuk penanggulangan Covid-19, dan membentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di Kampung Wisata Ramah Anak.

Selain itu, Pelindo 1 juga memberi bantuan untuk penanggulangan Covid-19 di berbagai daerah yang menjadi wilayah kerja Pelindo 1, renovasi sekolah, bantuan mobiler, khitanan massal, pembuatan saran air bersih, perbaikan jalan, renovasi sarana ibadah, pengembangan sekolah alam hutan mangrove, bantuan pembuatan jembatan penyeberangan, bantuan konservasi hutan mangrove dan bibit mangrove, bibit ayam, bibit ikan serta  bantuan  tenda usaha dan stand kuliner.

Tahun 2021 ini, Pelindo 1 rencananya akan fokus mengembangkan Danau Toba yang merupakan salah satu destinasi wisata prioritas yang ditetapkan oleh pemerintah, yaitu dengan melanjutkan pengembangan dan penataan Desa Wisata Tomok yang telah dimulai sejak Agustus 2016.  Desa Wisata Tomok Parsaoran di Pulau Samosir yang berada di Kawasan Danau Toba merupakan desa binaan Pelindo 1, yang memiliki  potensi keunikan dan daya tarik wisata yang khas.

Berkat komitmen dan inovasi dalam program Kemitraan dan Bina Lingkungan, tahun 2020  Pelindo 1 meraih tiga penghargaan untuk pelaksanaan program CSR yakni: penghargaan TOP CSR Awards 2020 untuk kategori TOP CSR Awards 2020 “Bintang 4” dan TOP Leader on CSR Commitment 2020 kepada Direktur Utama Pelindo 1, Dani Rusli Utama yang diselenggarakan di Sultan Hotel Jakarta pada Rabu 29 Juli 2020 serta Silver Winner Sub Kategori Community Based Development pada apresiasi PR Indonesia Awards (PRIA) 2020 untuk penataan Pulau Penyengat.

sumber : https://www.republika.co.id/berita/qpr7or423/2020-pelindo-1-salurkan-dana-pkbl-rp-2265-miliar-part1

2021,-Pelindo-1-Pasang-Target-Cetak-Pertumbuhan-.aspx
  
2/9/2021 10:00 AMMAULVI DZIKRANA MUHAMMAD S.I.P
Berita2/8/20211194
Pelindo 1 menargetkan pertumbuhan throughput bongkar muat sebesar 10–20 persen pada 2021.
PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 menargetkan pertumbuhan throughput bongkar muat sebesar 10–20 persen pada 2021.

Proyeksi pertumbuhan yang signifikan tersebut didasarkan pada potensi besar yang dimiliki Kuala Tanjung Port and Industrial Estate (Kuala Tanjung PIE) dan optimalisasi  Terminal Peti Kemas (TPK) Belawan Fase 2.

Untuk mencapai target tersebut, Pelindo 1 juga akan memperkuat bisnis Marine Services, integrated port & industrial area, digitalisasi pelabuhan, layanan logistic yang terintegrasi serta berkolaborasi dengan para stakeholder dan investor.

Sementara untuk proyeksi 2021, Pelindo 1 menargetkan throughput bongkar muat petikemas pada 2021 mencapai 1,57 juta TEUs, meningkat 10 persen dibandingkan realisasi tahun  2020 yang sebesar 1,42 juta TEUs.

Sementara volume General Cargo, Curah Cair, dan Curah Kering diproyeksikan mencapai 30,2 juta ton, tumbuh 22% dibandingkan realiasi tahun sebelumnya yang sekitar 24,8 juta ton. Peningkatan bongkar muat petikemas dan kargo tersebut  diharapkan tercapai seiring naiknya kunjungan kapal yang ditargetkan tumbuh 40 persen menjadi 73.919 call pada 2021.

“Tantangan tahun 2021 akan jauh lebih berat. Namun demikian, saya yakin kita mampu tetap tampil terdepan dengan penguasaan pasar terbesar. Untuk itu kita harus terus mengembangkan 4 prinsip dasar bisnis dan layanan yakni: lebih cepat, lebih murah, lebih transparan, dan lebih baik dalam tampilan atau kemasan layanan. Pelindo 1 juga terus fokus untuk menerapkan tiga hal penting yakni Revenue Enhancement, Operational Excellence, dan  Cost Effectiveness untuk bisa mencapai target perusahaan di tahun 2021,” kata Direktur Utama Pelindo 1 Dani Rusli Utama di Belawan, Medan, Sumatera Utara.

Dani menjelaskan, pada 2021, kinerja Kuala Tanjung Port and Industrial Estate (Kuala Tanjung PIE), kawasan pelabuhan yang terintegrasi dengan kawasan industri, juga terus berkembang seiring meningkatnya aktivitas ekonomi. Kuala Tanjung Multipurpose Terminal (KTMT), sebagai bagian dari Kuala Tanjung PIE, memiliki panjang dermaga 500 x 60 meter.

Pelabuhan yang beroperasi sejak 2019 ini memiliki  kapasitas bongkar muat petikemas hingga 600.000 TEUs  dan tangki timbun CPO 100.000 Metric Ton per tahun.

Peningkatan trafik kunjungan kapal yang siginifikan terjadi di KTMT, selama tahun 2020 kunjungan kapal sebanyak 277 call, naik 113 persen dibandingkan dengan tahun 2019 yang sebanyak 130 call.

Sama halnya dengan trafik bongkar muat peti kemas, curah cair, maupun general cargo juga meningkat signifikan.

Sejak tahun lalu, Pelindo 1 juga intensif mengembangkan kawasan industri di Kuala Tanjung PIE. Hingga kini, sudah terdapat beberapa perusahaan yang berminat dan mulai menjajaki untuk berinvestasi di kawasan tersebut dan tentunya Pelindo 1 membuka peluang kerjasama dengan berbagai pihak, baik pemerintah maupun swasta.

Semakin banyak perusahaan dan investor yang menanamkan modalnya, aktivitas bongkar muat di KTMT tentu akan  semakin meningkat. 

“Langkah ini merupakan bentuk komitmen Pelindo 1 untuk meningkatkan kualitas pelayanan serta mengakselerasi pertumbuhan ekonomi wilayah sejalan dengan pertumbuhan industri di Sumatera Utara,” ujar Dani.

Untuk memenuhi kebutuhan customer, tahun ini Pelindo 1 juga akan mengoptimalkan layanan di Pelabuhan Belawan melalui Terminal Petikemas Belawan Fase 2 yang memiliki panjang dermaga 350 meter dilengkapi dengan peralatan bongkar muat modern seperti 4 unit Ship to Shore (STS) Crane, 12 unit Automatic Rubber Tyred Gantry (ARTG), dan 20 Terminal Tractor dengan container yard seluas 350 x 306 meter untuk mendukung aktivitas bongkar muat peti kemas yang menerapkan pola operasi dan teknologi yang berstandar internasional.

Strategi lain yang juga dilakukan Pelindo 1 untuk mendorong operasional dan layanan adalah bersinergi dengan otoritas pemerintah, sejumlah BUMN dan swasta seperti bersinergi dengan BP Batam dalam pelayanan pemanduan dan penundaan, KEK Sei Mangke (PTPN III), Inalum dan Pertamina.

Dengan Pertamina, Pelindo 1 sedang membangun sarana dan fasilitas bunker penunjang bahan bakar minyak (BBM) dan jalur pipa gas di KTMT guna memenuhi kebutuhan energi di Kawasan Industri.

Selain itu, bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan PT Kawasan Industri Medan (Persero), Pelindo 1  melakukan kerja sama angkutan barang berbasis kereta api untuk meningkatkan konektivitas antara pelabuhan dan kawasan industri melalui jalur kereta api agar mendorong efisiensi arus logistik di Indonesia.

Pelindo 1 juga bekerjasama dengan dua anak perusahaan Pelindo 2, yakni PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk dan PT Jasa Peralatan Pelabuhan Indonesia dalam pengelolaan terminal kendaraan dan pengoperasian peralatan pelabuhan di wilayah Pelindo 1.

Terjun ke bisnis e-logistic, Pelindo 1 bekerjasama dengan dua perusahaan logistik besar di Indonesia yakni Haistar dan LODI untuk pengelolaan fulfilment service dengan mengoptimalkan seluruh potensi logistik dengan pemanfaatan IoT (Internet of Things).

Fokus Pelindo 1 lainnya pada tahun 2021, menurut Dani adalah mengembangkan bisnis Marine Services. Tujuannya adalah memaksimalkan manfaat ekonomi Selat Malaka yang merupakan salah satu selat tersibuk di dunia dengan trafik kapal yang melintas mencapai 200 kapal per hari atau sekitar 80.000 kapal per tahun.

“Selat Malaka merupakan jalur perdagangan dunia karena 40 persen barang ekspor-impor diperdagangkan melalui selat ini. Juga menjadi jalur utama bagi 80 persen kapal pengangkut minyak dan LNG dari Timur Tengah menuju Negara China, Jepang, Korea, dan sebagian Amerika,” ujar Dani.

Untuk memanfaatkan potensi Selat Malaka tersebut, bisnis Marine Services Pelindo 1 di Selat Malaka dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang meliputi  127 orang pilot/pandu bersertifikat dan berpengalaman, 36 Unit kapal pandu, 22 Unit Kapal Tunda, 30 Unit Pilot Portable Unit, 10 Unit Automatic Identification System (AIS), dan 12 VTS stations.

sumber : https://www.industry.co.id/read/80684/2021-pelindo-1-pasang-target-cetak-pertumbuhan-20

23-Operator-Transportasi-Publik-Sediakan-Layanan-Ramah-Difabel.aspx
  
10/7/2019 9:27 AMMAULVI DZIKRANA MUHAMMAD S.I.P
Berita9/15/2019702
Sebanyak 23 operator penyedia jasa transportasi publik menandatangani komitmen pelayanan transportasi ramah difabel.

​​​

Sebanyak 23 operator penyedia jasa transportasi publik menandatangani komitmen pelayanan transportasi ramah difabel. Penandatanganan tersebut dilakukan di selasar Curbe Internationnal, Terminal 3 Ultimate, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tanggerang.

"Komitmen ini menjadi titik akselerasi bagi para operator transportasi agar dapat menyediakan pelayanan publik yang ramah dan berkelanjutan bagi penyandang disabilitas," ujar Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Kementerian Perhubungan, Umiyatun Hayati Triastuti, mewakili Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Rabu 11 September 2019.

Sebanyak 23 penyedia layanan jasa transportasi publik yang melakukan penandatanganan komitmen antara lain, Perum Damri, PPD, Primajasa, Blue Bird, Railink, PT MRT, PT Transjakarta, PT KAI, Garuda, Citilink, Lion Air, Batik Air, Pelindo 1, Pelindo 2, Pelindo 3, Pelindo 4, ASDP, Angkasapura I, Angkasapura II, dan Jasamarga.

Umiyatun menjelaskan penyedia jasa transportasi publik wajib memberikan pelayanan yang ramah bagi disabilitas. Dasarnya adalah Peraturan Menteri Nomor 98 Tahun 2017 tentang Penyediaan Aksesibilitas pada Jasa Layanan Transportasi Publik Bagi Pengguna Berkebutuhan Khusus.

Sehari sebelum penandatanganan komitmen, sekitar 60 difabel melakukan uji aksesibilitas di tiga tempat. Tiga titik itu adalah Stasiun Kereta Api Tanjung Priok yang melayani perjalanan dari Stasiun Duri, Stasiun Kampung Bandan, dan stasiun Ancol.

Dari stasiun, para penyandang disabilitas melakukan uji aksesibilitas di terminal tipe B Tanjung Priok dan diakhiri dengan kunjungan ke Pelabuhan Penumpang Nusantara Tanjung Priok. "Masih banyak akses yang perlu diperbaiki, tidak hanya pelayanannya saja tapi juga fasilitasnya, salah satunya toilet," kata seorang difabel, Aisya.

Di sejumlah titik, menurut Aisya, fasilitas untuk difabel selalu berimpitan dengan jalur kendaraan. Misalnya di stasiun kereta api, posisi toilet terlalu mepet dengan peron. "Ini berbahaya terutama bagi penyandang disabilitas pengguna kursi roda dan tunanetra," ujar Aisya. Sebagai pengguna kursi roda, dia kerap kesulitan saat masuk pintu tapping tiket di beberapa stasiun karena lebarnya yang tak sampai 1,6 meter.

Satu lagi yang menjadi catatan mengenai aksesibilitas bagi difabel adalah meja layanan penumpang di beberapa kantor jasa transportasi publik dinilai terlalu tinggi. Akibatnya, menurut seorang koordinator gerakan advokasi bagi penyediaan akses transportasi publik, Jakarta Barrier Free Tourism atau JBFT, Faisal Rusdi, penumpang berkebutuhan khusus yang harus mengakses meja tersebut tidak terlihat oleh petugas pelayanan pelanggan.

Supaya kendala aksesibilitas ini tidak berlarut, Faisal menyarankan agar pengelola melibatkan difabel dalam membuat desain awal atau ketika meremajakan bangunan. "Banyak prinsip desain universal yang harus dipenuhi agar dapat menghemat biaya dalam menyediakan sarana yang terakses bagi difabel," ucap dia.​


250-Warga-Dapat-Pengobatan-Gratis-Dari-Pelindo-1.aspx
  
4/26/2018 9:23 AMRICA AGNAS GIRSANG
Berita4/23/2018148
Pelindo 1 bekerjasama dengan anak perusahaan Pelindo, PT Prima Husada Cipta Medan dan juga Korps Siswa Senat Pasis Dikreg LVI TNI AL menggeoar bakti sosial di bidang kesehatan di Kelurahan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan.
PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 bekerjasama dengan anak perusahaan Pelindo, PT Prima Husada Cipta Medan dan juga Korps Siswa Senat Pasis Dikreg LVI TNI AL menggeoar bakti sosial di bidang kesehatan di Kelurahan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan, Senin (23/ 04/2018).

Bakti sosial yang digelar berupa penyuluhan kesehatan dan pengobatan gratis kepada 250 warga dengan disediakan bantuan dokter dan obat-obatan serta ambulans untuk masyarakat yang mengikuti pengobatan gratis oleh PT Prima Husada Cipta Medan.

Senior Manajer PKBL Pelindo 1, Saiful Anwar mengungkapkan kegiatan bakti sosial kesehatan ini merupakan salah satu wujud kepedulian Pelindo 1 terhadap kesehatan masyarakat sekitar. “Bakti sosial ini bukan hanya pengobatan gratis saja, namun ada juga penyuluhan kesehatan dan bakti sosial yang diharapkan bisa menambah pengetahuan masyarakat tentang pencegahan dan pengobatan berbagai macam penyakit. Kegiatan ini sekaligus ingin mengkampanyekan pola hidup sehat di lingkungan masyarakat,” jelas Saiful Anwar.

Wadan Seskoal, Laksma TNI T.S.N.B Hutabarat M.M.S dalam sambutannya menyampaikan kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat, berupa kuliah kerja dengan melaksanakan penelitian tentang kondisi dan kultur masyarakat daerah dalam berbangsa dan bernegara serta bela negara dalam rangka pertahanan negara di laut.

“Dengan adanya program ini diharapkan TNI dhi Pasis Dikreg Seskoal Angkatan 55 dapat semakin dekat dengan masyarakat dan peduli terhadap lingkungan sekitar,” ungkap Laksma TNI T.S.N.B Hutabarat M.M.S

ACS Humas Pelindo 1, Fiona Sari Utami menjelaskan kegiatan bakti sosial ini menjadi agenda dari PKBL Pelindo 1 yang terus berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah kerja Pelindo 1 diantaranya Aceh, Sumatera Utara, Riau dan Kepulauan Riau.

Selain melaksanakan kegiatan bakti sosial, Pelindo 1 juga menyalurkan bantuan untuk bantuan korban bencana alam, bantuan pendidikan dan pelatihan, pengembangan sarana dan prasarana umum, bantuan sarana ibadah, bantuan pelestarian alam, serta sosial kemasyarakatan yang masuk dalam program PKBL Pelindo 1.

“Berbagai upaya penyaluran bantuan yang dilaksanakan Pelindo 1, semoga memberikan manfaat bagi masyarakat,” paparnya.



2-BUMN-Keroyokan-Bangun-Bunker-BBM-di-Kawasan-Kuala-Tanjung.aspx
  
1/4/2021 10:00 AMMARIZA RIZQI IRIANI S.I.Kom
Berita12/4/20201147
​​Dua badan usaha milik negara (BUMN) keroyokan untuk pengelolaan sarana dan fasilitas bunker penunjang bahan bakar minyak (BBM) dan jalur pipa gas di Pelabuhan dan Kawasan Industri Kuala Tanjung.

​​Dua badan usaha milik negara (BUMN) keroyokan untuk pengelolaan sarana dan fasilitas bunker penunjang bahan bakar minyak (BBM) dan jalur pipa gas di Pelabuhan dan Kawasan Industri Kuala Tanjung.

Proyek yang digarap PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 dan PT Pertamina itu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan energi investor.

Proses pembangunannya ditandai dengan groundbreaking sarana dan fasilitas bunker dan peresmian jalur pipa gas Kuala Tanjung di Area Terminal Multipurpose Kuala Tanjung Pelindo 1 di Batu Bara, Sumatera Utara, Jumat (4/12/2020).

Pertamina akan menyediakan lahan dan suprastruktur seperti tangki, pipa, dan loading arm (penghubung antara dermaga dan kapal tanker). Sedangkan Pelindo 1 akan menyediakan infrastruktur berupa dermaga dan trestle (jalan penghubung antara dermaga dan daratan) serta armada kapal pandu dan kapal tunda.

Direktur Utama Pelindo 1 Dani Rusli Utama menjelaskan sarana dan fasilitas dermaga Pelabuhan Kuala Tanjung sangat berpotensi mendukung berdirinya TBBM, mengingat dermaga ini memiliki panjang 500 meter dan lebar 60 meter serta bisa disinggahi kapal raksasa sejenis Very Large Container Carrier (VLCC) dengan bobot 50.000 DWT. Kuala Tanjung Multipurpose​.

Terminal berkapasitas hingga 600.000 TEUs peti kemas, 100.000 metrik ton volume curah cair, dan 8 ha area untuk general cargo dan curah kering. Sementara panjang trestle mencapai 2,8 km dan lebar 18,5 meter dengan 4 jalur truk.

"Kerja sama ini merupakan langkah awal menjadikan Kuala Tanjung Port & Industrial Estate sebagai Indonesia's Logistic & Supply Chain hub," katanya melalui keterangan tertulis, Jumat (4/12/2020).

Kuala Tanjung Industrial Estate dirancang sebagai Kawasan industri modern dan berkelanjutan di wilayah yang seluas 3.400 hektar dalam beberapa tahap pengembangan. Saat ini Pelindo 1 telah mengantongi izin Penetapan Lokasi (Penlok) dari pemerintah kabupaten Batu Bara seluas 1.128 hektar.

Dengan potensi industri petrokimia, semen, sawit, karet, manufaktur, dan produk makanan serta akan menghadirkan lapangan kerja hingga mencapai 65.000 tenaga kerja.​

Terdapat empat tahap rencana pengembangan Kuala Tanjung Port & Industrial Estate dalam jangka menengah panjang oleh Pelindo 1 yakni pengembangan KTMT, kawasan industri Kuala Tanjung, hub internasional, dan integrated urban area. Empat proyek tersebut membentuk ekosistem yang saling menunjang satu sama lain.

Sarana dan fasilitas bunker (bunkering service) akan berdiri di lahan milik Pelindo 1 di Pelabuhan Kuala Tanjung dan bakal menjadi bagian dari pengembangan tangki BBM untuk bunker Kuala Tanjung.​

Pembangunan tangki minyak diesel (HSD) untuk pelayanan BBM bunker kapal di Pelabuhan Kuala Tanjung dilakukan bekerja sama dengan PT Elnusa Petrofin, sementara infrastruktur pipa gas dibangun bekerja sama dengan PT Pertagas dan dipasarkan oleh PT Pertagas Niaga.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan pihaknya berkomitmen mendukung pemerintah dalam mendorong ekonomi wilayah Sumatera Utara dan sekitarnya dengan memasok kebutuhan energi di kawasan industri dan Pelabuhan Kuala Tanjung.

"Dengan rencana Kuala Tanjung sebagai kawasan industri dan pelabuhan hub internasional, maka diharapkan jumlah industri di Kuala Tanjung terus bertambah, sehingga permintaan kebutuhan gas juga meningkat," jelas Nicke.

​Untuk tahap awal, Pertamina akan membangun tangki BBM Bunker guna mendukung pengembangan bisnis bunker dan juga melayani kapal-kapal yang berlabuh di Terminal Multipurpose Kuala Tanjung dan sekitarnya. Sebagai informasi, saat ini Provinsi Sumatera Utara telah dilayani lima terminal BBM (TBBM), yaitu Medan Group, Kisaran, Pematang Siantar, Sibolga, dan Nias.

"Kami mengapresiasi Pertamina dan Pelindo 1 diharapkan dapat meningkatkan ketahanan nasional sehingga lebih efektif dan efisien," kata Menteri ESDM Arifin Tasrif.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, pada kesempatan tersebut juga menyambut baik upaya Pertamina dan Pelindo 1 dalam mengoptimalkan potensi yang ada untuk kemajuan ekonomi wilayah.

"Sumatera Utara merupakan provinsi besar ke-4, yang bisa memberikan dukungan ekonomi nasional, apalagi Kuala Tanjung didukung Pusat Industri Sei Mangkei. Kerjasama antara Pelindo 1 dan Pertamina sangat berarti dan sangat mengapresiasi pembangunan tangka bunker BBM dan jalur pipa gas. Saya sarankan Pertamina dan juga Pelindo 1 dapat memanfaatkan Sei Mangkei untuk mengembangkan kerja sama dengan pihak-pihak multi nasional," tambahnya.​


30-Mahasiswa-Industri-Kunjungi-Pelindo-1.aspx
  
3/20/2018 4:35 PMRICA AGNAS GIRSANG
Berita3/13/2018112
Pelindo 1 menerima kunjungan belajar dari rombongan mahasiswa Teknik Industri di Kantor Cabang Pelabuhan Belawan. Rombongan Mahasiswa yang berjumlah 30 orang ini disambut langsung oleh Deputi General Manager Cabang Pelabuhan Belawan, Arief Indra Perdana.

PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 menerima kunjungan belajar dari rombongan mahasiswa Teknik Industri di Kantor Cabang Pelabuhan Belawan. Rombongan Mahasiswa yang berjumlah 30 orang ini disambut langsung oleh Deputi General Manager Cabang Pelabuhan Belawan, Arief Indra Perdana.

Kunjungan mahasiswa jurusan Teknik Industri ini merupakan bagian dari rangkaian acara Industrial Engineering Fair 2018 yang diselenggarakan oleh mahasiswa Teknik Industri Universitas Sumatera Utara (USU) yang bekerja sama dengan Pelindo 1.

Kunjungan ini diikuti oleh seluruh finalis Industrial Engineering Paper and Action (INPACT) 2018 yang bertema “Improving Infrastucture Based on Port Connectivity” yang berasal dari berbagai universitas yang berada di Indonesia, yakni: Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS), Universitas Brawijaya, Universitas Islam Indonesia (UII), Telkom University, dan Universitas Sumatera Utara (USU).

Dalam sambutannya, Arief Indra Perdana menyampaikan ucapan terimakasih dan selamat datang atas kunjungan para mahasiswa Teknik Industri ke Pelabuhan Belawan yang merupakan pelabuhan cabang utama Pelindo 1.

“Pelindo 1 terus berupaya untuk melakukan pengembangan di segala aspek untuk meningkatkan layanan jasa kepelabuhanan di Indonesia. Kami juga selalu berinovasi untuk melakukan ekspansi dan meningkatkan pangsa pasar,” terang Arief.

Senada hal tersebut, Listiani Nurul Huda, Dosen yang berasal dari USU yang turut mendampingi dalam kunjungan belajar mahasiswa ini menyampaikan ucapan terimakasih atas partisipasi Pelindo 1 dalam penyelenggaraan Industrial Engineering Fair 2018 dan memberikan kesempatan untuk bisa mengamati industri kepelabuhanan secara langsung yang dapat mengedukasi dan meningkatkan wawasan para mahasiswa.

“Kami mengapresiasi Pelindo 1 yang turut berpartisipasi dalam kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa Teknik Industri USU yang bertujuan untuk mendukung program Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) yang mengajak setiap mahasiswa untuk berpartisipasi aktif di lingkungannya, tidak hanya belajar di bangku kuliah saja,” ujar Listiani.

Usai sesi pemaparan, selanjutnya rombongan mahasiswa Teknik Industri melakukan kunjungan ke ke Dermaga Citra, Ujung Baru, Industri Kimia Dasar (IKD), dan Car Terminal yang berada di lingkungan Cabang Pelabuhan Belawan untuk mengamati fasilitas-fasilitas yang telah disediakan oleh Pelindo 1 dalam meningkatkan produktivitas dan kelancaran operasionalnya.

Kegiatan kunjungan mahasiswa ini menjadi salah satu cara Pelindo 1 untuk memberikan edukasi tentang peran pelabuhan dan dunia maritim kepada generasi muda.






328-Atlet-Taekwondo-Bertarung-di-Belawan.aspx
  
4/8/2019 8:29 AMMARIZA RIZQI IRIANI S.I.Kom
Berita4/7/2019473
​Sebanyak 328 atlet taekwondo dari sejumlah daerah di Sumatra Utara (Sumut) bertarung di Belawan untuk memperebutkan tropi Turnamen Taekwondo Championship 2019 yang diadakan Pelindo 1 Belawan International Container Terminal (BICT).

​Sebanyak 328 atlet taekwondo dari sejumlah daerah di Sumatra Utara (Sumut) bertarung di Belawan untuk memperebutkan tropi Turnamen Taekwondo Championship 2019 yang diadakan Pelindo 1 Belawan International Container Terminal (BICT).

Turnamen berlangsung 5-7 April 2019, diikuti atlet taekwondo dari Tanah Karo, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Binjai dan Kota Medan itu, kata Asisten Manajer Hukum dan SDM BICT, Tengku Irfansyah, Minggu (7/4) dibuka General Manager terminal peti kemas BICT, Aris Zulkarnain, di Gedung Olahraga PT Pelindo 1 (Persero) Belawan, Sabtu (6/4/2019)

Kejuaraan yang pertama kali diadakan ini diikuti 328 atlet taekwondo muda kategori prestasi dan pemula dengan jumlah dojang sebanyak 24 timAcara pembukaan dihadiri Ketua Harian Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia Sumatra Utara, M Rivai dan Wakil Ketua KONI Sumut.

General Manager BICT, Aris Zulkarnain, mengatakan, penyelenggaraan BICT Open Taekwondo Championship 2019 ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-32 BICTyang jatuh pada 17 Maret 2019.

Kejuaraan BICT Open Taekwondo Championship 2019 bekerja sama dengan Pengurus Taekwondo Indonesia Medan dan Sumut.

BICT Open Taekwondo Championship 2019, kata Aris, diselenggarakan sebagai wujud dari kepedulian dan partisipasi aktif Pelindo 1 BICT terhadap perkembangan olahraga taekwondo Sumut, khususnya Belawan dalam menciptakan generasi muda yang sehat dan bebas narkoba
sumbet : http://www.medanbisnisdaily.com/news/online/read/2019/04/07/71429/328_atlet_taekwondo_bertarung_di_belawan/
36-Tim-Futsal-Bertarung-dalam-Turnamen-DPP-SP-Pelindo-1.aspx
  
4/22/2019 8:49 AMMARIZA RIZQI IRIANI S.I.Kom
Berita4/20/2019483
Sebanyak 36 tim futsal dari Medan, Lubukpakam, Pematang Siantar, Dumai dan Aceh bertarung dalam turnamen futsal yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Pusat Serikat Pekerja Pelindo 1 (DPP SP Pelindo 1)

Sebanyak 36 tim futsal dari Medan, Lubukpakam, Pematang Siantar, Dumai dan Aceh bertarung dalam turnamen futsal yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Pusat Serikat Pekerja Pelindo 1 (DPP SP Pelindo 1), di lapangan De Futsal, Jalan STM/Suka Aman, No 1, Sidorejo II, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan, Sabtu (20/4/2019).

Turnamen memeriahkan ulang tahun ke-19 DPP SP Pelindo 1 ini diharapkan melahirkan bibit-bibit pemain futsal yang berbakat.

"Diharapkan selama bertanding tim memperlihatkan skill masing-masing dan tetap menjaga sportivitas dalam bertanding," kata Ketua Umum DPP SP Pelindo 1, Akhyar Kamal, didampingi ketua panitia, Rizki Affandi.

Akhyar berharap, turnamen yang pertama diadakan DPP Serikat Pekerja Pelindo 1 ini ke depan akan terus berkesinambungan, sehingga olahraga yang digemari masyarakat Sumatera Utara ini lebih meriah lagi.

Pembukaan turnamen ditandai dengan tentangan bola perdana oleh Akhyar Kamal dan dilanjutkan dengan pertandingan perdana di lapangan A antara Bogel FC dengan Marderder FC yang dimenangkan oleh Bogel FC dengan skor 8-1. Sedangkan di lapangan B, Tim Futsal Coca-cola menang WO atas tim Posido.

Turnamen Futsal menyediakan hadiah juara I sebesar Rp 10 juta, juara II Rp 5 juta dan Juara III Rp 3 juta dan menyediakan hadiah top skor dan tim terbaik masing-masing Rp 500.000.

sumber : http://www.medanbisnisdaily.com/news/online/read/2019/04/20/72926/36_tim_futsal_bertarung_dalam_turnamen_dpp_sp_pelindo_1/

3-Operator-Pelabuhan-Kelas-Dunia-Kembangkan-Kawasan-Industri-di-Kuala-Tanjung.aspx
  
11/14/2019 3:13 PMMAULVI DZIKRANA MUHAMMAD S.I.P
Berita11/14/2019757
Pelabuhan Indonesia I (Pelindo I) bersama Port of Rotterdam Authority dan Zhejiang Provincial Seaport Investment & Operation Group Co, Ltd. menandatangani Head of Agreement

Pelabuhan Indonesia I (Pelindo I) bersama Port of Rotterdam Authority dan Zhejiang Provincial Seaport Investment & Operation Group Co, Ltd. menandatangani Head of Agreement (HoA) untuk optimalisasi Terminal Multipurpose Kuala Tanjung, Kamis (14/11/2019). Tak hanya itu, ketiganya juga akan melakukan pengembangan pelabuhan hub internasional dan kawasan industri Kuala Tanjung.

“Penandatanganan HoA antara Pelindo 1, Port of Rotterdam Authority dan Zhejiang Provincial Seaport Investment & Operation Group Co, Ltd. bertujuan untuk bekerjasama pada proyek Pengembangan Pelabuhan Hub International Kuala Tanjung yang terintegrasi dengan Kawasan Industri yang letaknya berada di Kabupaten Batubara, Sumatera Utara,” terang Direktur Utama Pelindo 1, Dian Rachmawan.

Dia menjelaskan, ruang lingkup dari HoA meliputi pengembangan dan manejemen Pelabuhan Internasional dan Kawasan Industri Kuala Tanjung menjadi Pelabuhan dan Kawasan Industri kelas dunia. Hal ini termasuk pengembangan Kuala Tanjung Multipurpose Terminal, optimalisasi Kuala Tanjung Multipurpose Terminal dengan mengadakan pelayaran langsung dari Kuala Tanjung ke Ningbo dan sebaliknya.

Melalui kerja sama ini juga akan dilakukan joint workshop untuk menyusun Business Plan dan Commercial Terms yang layak, dengan menyertakan Kuala Tanjung Multipurpose Terminal sebagai bagian dari keseluruhan proyek.

“Dengan penandatanganan HoA ini, kami berharap semakin banyak kargo yang akan masuk melalui Kuala Tanjung Multipurpose Terminal, serta mampu mempercepat pengembangan Kawasan Industri di Kuala Tanjung yang terintegrasi dengan pelabuhan, sehingga mampu mendorong perekonomian wilayah maupun nasional,” kata Dian.

“Pelindo 1 akan terus berupaya mewujudkan visi kami, Menjadi Gerbang Utama Indonesia ke Jaringan Logistik Global dengan mewujudkan Pelabuhan Kuala Tanjung sebagai hub internasional,” tandasnya.

Penandatanganan HoA dilakukan oleh Direktur Utama Pelindo 1, Dian Rachmawan; Direktur Pelabuhan Rotterdam Indonesia (mewakili Port of Rotterdam Authority), André G.F. Toet; dan President Director Zhejiang Provincial Seaport Investment & Operation Group Co, Ltd., Gong Liming.

sumber ; https://indoaviation.asia/3-operator-pelabuhan-kelas-dunia-kembangkan-kawasan-industri-di-kuala-tanjung/

4-Fakta-Menarik-Merger-Pelindo-I-IV.aspx
  
9/9/2021 3:44 PMMAULVI DZIKRANA MUHAMMAD S.I.P
Berita9/5/20211425
Pemerintah memutuskan melakukan merger PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo I-IV.
Pemerintah memutuskan melakukan merger PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo I-IV. Rencana proses merger tersebut dilakukan pada 1 Oktober 2021.

Penggabungan tersebut akan membuat keempat perusahaan BUMN pelabuhan PT Pelindo I (Persero), PT Pelindo II (Persero), PT Pelindo III (Persero), dan PT Pelindo IV (Persero) akan menjadi satu perusahaan.

"Kami sedang menunggu Peraturan pemerintah yang menjadi dasar hukum merger 4 pelabuhan milik BUMN," kata Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo dalam konferensi media, Rabu (1/9/2021).

Merger Pelindo I-IV sejalan dengan program strategis pemerintah untuk memaksimalkan integrasi keempat perusahaan tersebut.

Tiko sapaan akrabnya mengaku telah menyiapkan pihak-pihak berkepentingan baik dari jajaran kementerian, direksi, hingga konsultan untuk mewujudkan merger tersebut

Berikut 4 fakta menarik merger Pelindo I-IV yang dirangkum MNC Portal Indonesia, Jakarta, Minggu (5/9/2021).

1. Memiliki 4 Subholding

Proses penggabungan empat perusahaan pelabuhan ini akan turut melahirkan empat subholding baru berdasarkan klaster bisnis Pelindo sepanjang ini.

Keempatnya yaitu peti kemas, non-peti kemas, logistics hinterland development, marine, dan equipment & port services.

Empat subholding tersebut akan memiliki kantor pusat yang berada di Jakarta, Surabaya, Medan, hingga Makassar.

Tiko berharap empat subholding ini dapat meningkatkan skala perusahaan baik dari segi kapasitas maupun pelayanan.

2. Total Aset 112 Triliun

Tiko mengatakan bahwa integrasi Pelindo sekaligus akan menggabungkan total aset yang dimilikinya.

Adapun nilai mergerisasi Pelindo akan mencapai Rp112 Triliun.

“Ini total aset dari penggabungan 4 pelindo ini mencapai Rp112 triliun jadi untuk skalanya sudah masuk ke skala perusahaan-perusahaan atau pelabuhan global,” kata Tiko.

3. Jadi Operator Peti Kemas Terbesar ke-8 Dunia

Tiko menuturkan bahwa proses merger ini dapat membuat kedudukan perusahaan operator terminal peti kemas berada di level global dan mampu bersaing dengan negara-negara maju lainnya.

Tiko meyakini Pelindo akan menjadi operator peti kemas terbesar ke-8 di dunia, sebagaimana pernah disampaikan oleh Direktur Utama Pelindo II Arif Suhartono.

"Visi Pelindo bersatu untuk menjadi pemimpin ekosistem maritim terintegrasi dan berkelas dunia, khususnya dalam standar pelayanan," katanya dalam konferensi media (1/9).

4. Punya 3 Sistem Objektif

Direktur Utama Pelindo III Arif Suhartono menyatakan mergerisasi Pelindo ini memiliki 3 sistem objektif baik dari segi nasional maupun korporasi.

Pertama, Pelindo akan meningkatkan skala usaha dan menciptakan nilai BUMN dalam perbaikan layanan Pelabuhan. Hal ini dicapai melalui pemaksimalan operasional, strategi komersial, dan manajemen keuangan.

Kedua adalah penguatan ekosistem pelayanan logistik. Arif menilai bawa ekosistem logistik mampu memberikan dampak terhadap ekonomi nasional.

“Dari segi ekosistem tentunya akan berdampak positif pda perekonomian nasional dan nantinya dapat menguatkan ekosistem logistik di Indonesia,kita memiliki capability yang berbeda beda kita melihat adanya operasi yang berbeda dan masing masing memiliki capex yang berbeda,” tutur Arif.

Terakhir, yaitu konektivitas dan standarisasi pelayanan. Proses mergerisasi Pelindo akan memaksimalkan alur konektivitas layanan dengan menerapkan acuan standarisasi.

Hal ini dilakukan untuk mendukung penurunan biaya logistik nasional serta mendorong pertumbuhan dan pemerataan ekonomi.

“Pelabuhan Nasional yang baik adalah harus di semua tempat. Kami melihat bahwa model saat ini ada empat model Pelindo keempatnya adalah entitas yang terpisah sehingga kurang koordinasi dalam operasi standarisasi proses dan layanan dan akan memperbaiki logistik kost dan capex juga akan maksimal,” tegas Arif.

sumber : https://economy.okezone.com/read/2021/09/05/320/2466400/4-fakta-menarik-merger-pelindo-i-iv

-56-SDM-Pandu-Selat-Malaka-Pelindo-1-Jalani-Pelatihan-Khusus.aspx
  
4/5/2021 3:29 PMMAULVI DZIKRANA MUHAMMAD S.I.P
Berita4/8/20211259
Sebanyak 56 orang SDM Pelindo 1 yang bertugas di Selat Malaka
Sebanyak 56 orang SDM Pelindo 1 yang bertugas di Selat Malaka menjalani pelatihan khusus di aspek komunikasi pelayaran dan kompetensi pandu kapal. Direktur Operasi dan Komersial PT Pelabuhan Indonesia I (Persero), atau Pelindo 1, Ridwan Sani Siregar, mengutarakan perseroan sedang melaksanakan pelatihan khusus terhadap SDM yang bertugas di Selat Malaka dan Singapura.
"Metode pelatihan yakni dengan pengujian dan soft kill writing tes, listening dan speaking, serta kemampuan soft skill berupa ceramah, diskusi, dan simulasi," ungkapnya, Senin (8/3).
Dia menerangkan, Pelindo 1 berupaya terus mendorong kompetensi SDM-nya dalam kegiatan kepelabuhanan. Untuk itu, bersama dengan Kesyahbandaran Utama Belawan dan Indonesian Maritime Pilots Association (INAMPA), Pelindo 1 berkolaborasi melaksanakan penyegaran (refreshing) pengujian komunikasi Bahasa Inggris dan "soft skill" kepada SDM.

Mereka terdiri dari Perwira Pandu, Nahkoda Kapal Patroli KPLP (Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai), Operator VTS (Vessel Traffic Service) serta Crew Kapal Pandu dan Tunda. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi SDM dalam komunikasi pelayaran (Maritime English) serta kompetensi pandu yang beroperasional dalam pelayanan pemanduan di Selat Malaka dan Singapura. Adapun pelatihan yang digelar selama dua hari, tanggal 8-9 Maret 2021, di Grha Pelindo Satu Medan itu diikuti 56 peserta yang dibagi dalam dua sesi. 
Lebih lanjut dia menerangkan, Pelindo 1 selalu berkomitmen mengedepankan kualitas layanan, baik dari sisi SDM maupun keamanan dan keselamatan pelayaran. Terlebih sejak tahun 2016, Kemenhub telah menunjuk Pelindo 1 sebagai operator yang melakukan pemanduan kapal asing dan domestik di Selat Malaka.
"Salah satu fokus Pelindo 1 di tahun 2021 ini adalah mengembangkan bisnis Marine Services yang bertujuan memaksimalkan manfaat ekonomi Selat Malaka sebagai salah satu selat tersibuk di dunia," kata Ridwan.
Saat ini bisnis Marine Services Pelindo 1 di Selat Malaka dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang meliputi 127 orang pilot/pandu bersertifikat dan berpengalaman, 35 Unit kapal pandu, 22 Unit Kapal Tunda, 30 Unit Pilot Portable Unit, 10 Unit Automatic Identification System (AIS) dan 12 VTS stations. Perairan Selat Malaka merupakan salah satu jalur laut paling penting di Kawasan Asia Tenggara.
Memiliki panjang 550 mil laut, jalur ini merupakan jalur sempit yang sangat sibuk sehingga rawan terjadi kecelakaan. Pada tahun 2017, Indonesia telah ditetapkan sebagai pelaksana pemanduan terhadap kapal yang melintasi Selat Malaka. Hal ini menjadikan pemanduan di wilayah Selat Malaka menjadi sangat penting, terutama dalam menjamin keselamatan pelayaran bagi kapal-kapal yang berlayar serta menjaga kedaulatan wilayah Indonesia.
Petugas Pandu, operator VTS, Perwira Pandu, Nahkoda Kapal Patroli KPLP serta Crew Kapal Pandu dan Tunda merupakan pihak-pihak yang pertama kali berkoordinasi dan berinteraksi dengan kapal asing yang masuk ke Pelabuhan Belawan. "Efektifnya interaksi ditentukan adanya kesepahamamn dalam berkomunikasi sehinga skill dalam Bahasa Inggris sangat menentukan," ujar Ridwan.
President INAMPA Pasoroan Herman Harianja menjelaskan, Maritime Pilots mempunyai tugas dan peranan yang penting dalam empat perspektif kegiatan jasa kemaritiman. Baik yang bertugas di pelabuhan, maupun di perairan lain yang melaksanakan kegiatan pemanduan.
"Yaitu Maritime Safety, Maritime Security, Maritime Enviromental dan Maritime Protection," imbuhnya. Adapun Perwira Pandu yang bertugas di Pelindo 1 merupakan bagian dari DPW I INAMPA sehingga juga menjadi sangat penting memiliki standar kompetensi komunikasi Bahasa Inggris. Sebagaimana diamanatkan dalam Resolusi IMO A.960 dan regulasi turunan lainnya.
"INAMPA sebagai bagian dari komunitas maritime internasional sejak tahun 2017 telah menjadi anggota IMPA (International Maritime Pilots’ Association)," jelasnya.
Karena itu mereka terus berupaya bersama instansi terkait di Pelabuhan, termasuk Kantor Syahbandar, KSOP dan Pelindo 1, meningkatkan kualitas SDM Perwira Pandu sebagai front liner pelayanan jasa keselamatan maritime di Pelabuhan Belawan yang setara dengan pelabuhan internasional lain. (OL-12)
sumber : https://m.mediaindonesia.com/infografis/detail_infografis/389304-56-sdm-pandu-selat-malaka-pelindo-1-jalani-pelatihan-khusus
-6.455-Paket-Sembako-Donasi-Pelindo-1-Jelang-Perayaan-Idul-Fitri.aspx
  
5/18/2020 11:57 AMMAULVI DZIKRANA MUHAMMAD S.I.P
Berita5/16/2020957
PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 membagikan 6.455 paket sembako kepada masyarakat menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijrah.

PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 membagikan 6.455 paket sembako kepada masyarakat menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijrah. Pembagian dilakukan secara serentak di seluruh Cabang Pelabuhan dan anak perusahaan Pelindo 1.Kegiatan ini mengambil tema 'Pelindo 1 Bantu Sesama, Berbagi Barokah Lawan Corona', dengan memberikan bantuan paket sembako yang berisi 5 kilogram beras, 1 liter minyak goreng, 1 kilogram gula pasir, dan 1 papan telur.Direktur Teknik Pelindo 1, Hosadi A Putra mengatakan, selain menghadapi bulan Ramadan dan menyambut Idul Fitri 1441 Hijriah, pembagian sembako ini sekaligus wujud kepedulian Pelindo 1 kepada masyarakat terdampak secara ekonomi dari pandemi Covid-19. "Pandemi Covid-19 ini memberi pengaruh yang cukup signifikan terhadap penurunan tingkat ekonomi global termasuk di Indonesia, sehingga seluruh lapisan ekonomi masyarakat juga terkena dampaknya," katanya, saat menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Sumut, Kodam I Bukit Barisan dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut, Jumat (15/5).Dalam rangka ketepatan sasaran masyarakat yang berhak untuk memperoleh pembagian, Pelindo 1 berkoordinasi dengan RT/RW/Kelurahan setempat ataupun komunitas/yayasan yang dibantu. Dalam keadaan pandemi Covid-19 ini, Pelindo 1 sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) turut andil dalam menanggulangi. Pelindo 1 terus melakukan berbagai upaya membantu masyarakat dalam menghadapi pandemi ini. Ketua Tim Kegiatan Bantuan Sosial kepada masyarakat terdampak Covid-19 di lingkungan Pelindo 1, M. Eriansyah menbahkan, pihaknya telah menyalurkan berbagai bantuan di wilayah kerja, sepert bantuan seperangkat APD ke rumah sakit rujukan Covid-19 dan Puskesmas. Kemudian penyemprotan disenfektan di berbagai area pelayanan publik seperti Puskesmas, sekolah, tempat ibadah, pesantren, pembagian masker dan hand sanitizer kepada masyarakat, penyediaan portable wastafel serta pemberian bantuan ribuan paket sembako kepada masyarakat. "Semoga berbagai upaya yang telah dilakukan Pelindo 1 dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat dalam melewati masa pandemi," tandasnya.

sumber : https://www.industry.co.id/read/66488/6455-paket-sembako-donasi-pelindo-1-jelang-perayaan-idul-fitri

60-Hewan-Kurban-Donasi-Pelindo-1-untuk-Masyarakat-di-Sekitar-Wilayah-Operasional.aspx
  
8/3/2020 9:33 AMMAULVI DZIKRANA MUHAMMAD S.I.P
Berita8/2/20201031
Pelindo 1 merayakan Hari Raya Idul Adha 1441 H dengan menyalurkan  60  (enam puluh) hewan kurban ke berbagai mesjid yang ada di wilayah operasional Pelindo 1 yang ada di Provinsi Sumatera Utara, Riau dan Kepulauan Riau.

PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 merayakan Hari Raya Idul Adha 1441 H dengan menyalurkan  60  (enam puluh) hewan kurban ke berbagai mesjid yang ada di wilayah operasional Pelindo 1 yang ada di Provinsi Sumatera Utara, Riau dan Kepulauan Riau, pada hari Jumat, 31 Juli 2020 dan Sabtu 1 Agustus 2020  . Hewan-hewan kurban ini diserahkan kepada perwakilan pengurus mesjid, rumah tahfiz dan panti asuhan yang tersebar di wilayah operasional Pelindo 1.

Tahun ini, Pelindo 1 menyalurkan hewan kurban sebanyak 52 (lima puluh dua) ekor sapi dan 8  (delapan) ekor kambing, yang nantinya akan didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan dan kaum dhuafa di sekitar lokasi mesjid.

Untuk wilayah Kantor Pusat Pelindo 1, hewan-hewan kurban ini disalurkan ke mesjid-mesjid yang ada di wilayah Belawan, seperti Mesjid Jamik, Mesjid Nurul Yaqin, Mesjid Salam, Mesjid Nurul Falah, Mesjid Al Qobah, Mesjid Sa’adah, Mesjid Taqwa, Mesjid Al Ikhlas, Rumah Tahfidz Miftahul Jannah, dan Panti Asuhan Bani Adam.

“Bagi umat Muslim, Qurban merupakan wujud kepatuhan atas perintah Allah SWT. Selain itu, dengan ber-kurban, kita juga membangun solidaritas terhadap sesama manusia. Melalui momen ini, Pelindo 1 turut berbagi dan mendistribusikan hewan kurban kepada masyarakat kurang mampu dan masyarakat sekitar lingkungan Pelindo 1," kata Direktur SDM Pelindo 1, Henry Naldi.

Sementara itu VP Public Relations Pelindo 1, Fiona Sari Utami  mengatakan bahwa perayaan Idul Adha menjadi momen untuk menunjukkan rasa peduli dan turut berbagi kepada masyarakat dengan berkurban. “Hari Raya Idul Adha 1441 H,  keluarga besar Pelindo 1 bisa berkurban sebagaimana  kegiatan rutin seperti tahun-tahun sebelumnya, dan menyalurkannya kepada masyarakat yang membutuhkan.

 Pendistribusiannya dilakukan oleh para pengurus mesjid yang bekerjasama dengan warga setempat. Kegiatan ini menjadi salah satu wujud kepedulian Pelindo 1 yang manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar,” ujar Fiona.

Fiona Sari Utami menambahkan selain melalui Kantor Pusat Pelindo 1, penyaluran hewan kurban juga dilakukan melalui kantor cabang Pelindo 1 yang ada di Provinsi Sumatera Utara, Riau, dan Kepulauan Riau, dengan rincian di Provinsi Sumatera Utara 27 ekor, Riau 21 ekor dan Kepulauan Riau 12 ekor. Selain melalui dana KBL perusahaan, hewan kurban ini  juga berasal dari penyaluran kurban karyawan Pelindo 1.

sumber : https://www.industry.co.id/read/71527/60-hewan-kurban-donasi-pelindo-1-untuk-masyarakat-di-sekitar-wilayah-operasional

6-Penghargaan-PR-Indonesia-Awards-2019-Diraih-Pelindo-1.aspx
  
4/1/2019 8:24 AMMARIZA RIZQI IRIANI S.I.Kom
Berita4/1/2019462
PT Pelabuhan Indonesia I atau Pelindo 1 meraih enam penghargaan dalam ajang PR Indonesia Awards (PRIA) 2019 yang diselenggarakan oleh Majalah PR Indonesia.

PT Pelabuhan Indonesia I atau Pelindo 1 meraih enam penghargaan dalam ajang PR Indonesia Awards (PRIA) 2019 yang diselenggarakan oleh Majalah PR Indonesia kategori: BUMN Terpopuler di Media tahun 2018, Media Cetak Gema Pelabuhan Edisi Oktober 2018, Program Digital Pelindo 1 Angkatan Digital dan 30 Hari Tantangan, Departemen PR, CSR Pembangunan Berbasis Masyarakat Kampung Binaan Pelindo 1, serta Presenter kategori Terbaik BUMN untuk VP PR Pelindo 1, Fiona Sari Utami. Penghargaan ini diberikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada malam penghargaan PRIA 2019 yang digelar di Grand Ballroom The Trans Luxury Hotel Bandung pada Kamis, 28 Maret 2019.

PRIA merupakan ajang penghargaan bagi industri PR Indonesia yang dilaksanakan setiap tahun sejak tahun 2016. Proses Penjurian PRIA 2019 dilakukan oleh Maria Wongsonagoro (PR INDONESIA Guru), Nico Wattimena (Senior Consultant PR), Arbain Rambey (Fotografer Senior Kompas), Asmono Wikan (Founder & Pemimpin Redaksi PR INDONESIA), Ika Sastrosoebroto (Managing Director Prominent PR), Titis Widyatmoko (Pemimpin Redaksi Brilio.net), Jonathan Kriss Santosa (DM ID Brand Consultant), dan Noersiwan Bachtiar (Pemimpin Redaksi Majalah CSR).

“Kami bangga dengan apresiasi enam penghargaan sekaligus yang diberikan kepada Pelindo 1 dalam ajang PRIA. Penghargaan ini merupakan apresiasi dari kerja keras tim Pelindo 1 yang menjadi salah satu bentuk pengakuan kepada Pelindo 1 yang akan terus memacu semangat dan kreativitas kami dalam menciptakan kegiatan kehumasan untuk mendukung kinerja perusahaan,” terang Fiona Sari Utami.

Fiona Sari Utami menambahkan bahwa program unggulan di tahun 2018 ini adalah Program 30 Days Challenge yang mendorong para karyawan Pelindo 1 untuk bercerita dengan gaya masing-masing melalui media sosial. “Kami membentuk Pelindo 1 Digital Force yang merupakan tim media sosial yang terdiri dari para karyawan yang bertujuan untuk mendukung pergerakan digital perusahaan dalam media sosial untuk mengontrol dan memperkuat digital presence perusahaan. Terbukti dengan adanya tim ini dan program 30 Days Challenge menjadi umpan untuk membangkitkan kesadaran karyawan untuk membuat konten yang mempromosikan perusahaan secara soft selling,” jelas Fiona Sari Utami.

Selain itu, penghargaan kategori CSR Community Best Development untuk Kampung Binaan Pelindo 1 yang berada di daerah pinggiran aliran sungai Deli yakni Kampung Hamdan dan Sukaraja, Kota Medan. Pelindo 1 bekerja sama dengan berbagai komunitas mengembangkan Kampung Hamdan dan Sukaraja dengan melakukan penataan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat serta generasi Milenial Pelindo 1 juga turun tangan mengembangkan generasi muda di wilayah tersebut. Nantinya kampung ini akan menjadi destinasi wisata yang dilengkapi dengan spot-spot selfie kekinian yang akan menarik ketertarikan masyarakat untuk datang mengunjungi kampung ini.

PRIA 2019 sebagai ajang kompetisi PR yang paling komprehensif di Indonesia & menjadi barometer kinerja komunikasi Perusahaan. Dan pada kegiatan Award tahun 2019 ini, diikuti oleh 476 peserta. (BUMN dan Non BUMN).
sumber : https://dnaberita.com/2019/04/01/6-penghargaan-pr-indonesia-awards-2019-diraih-pelindo-1/
aa.aspx
  
9/3/2019 10:37 AMMARIZA RIZQI IRIANI S.I.Kom
Berita8/17/2019674
In commemoration of the 74th Anniversary of Indonesian Independence,

In commemoration of the 74th Anniversary of Indonesian Independence, PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) or Pelindo 1 together with AirNav Indonesia and Batam Limited held a Flag-raising Ceremony which was centered in Tanjung Pinang, Riau Islands on Saturday, August 17, 2019 in the framework of the SOE Present for the Country Program.

In this ceremony, acting as the Ceremony Ceremony was Pelindo 1 President Director Dian Rachmawan and attended by Deputy Director of Restructuring and Business Development of the Ministry of SOEs Aloysius Kiik Ro, Pelindo 1 HR Director M. Hamied Wijaya, Finance Director of AirNav Indonesia Hendroyono, and President Director of Batam Batam Djuhaery.

In this ceremony also handed over CSR (Corporate Social Responsibility) assistance as part of a series of SOE Present Programs for the Country in 2019. The assistance included: School Scholarships for elementary, junior high, and high school students; Electrification and MCK; Non-Organic Employee Home Reconstruction; Clean Water Facilities; Painting of Penyengat Island Tourism Coastal Houses; and the Student Know Your Archipelago Program with a total aid of 2.9 billion.

The BUMN Present for the Country program has been ongoing and simultaneously since 2015 in all provinces of Indonesia. BUMN Present for the Country as a bridge to realize the noble ideals to jointly prosper the people of Indonesia.

Pelindo 1 Public Relations VP, Fiona Sari Utami explained that the Flag-raising Ceremony was also held simultaneously in all Pelindo 1 branches located in four provinces: Aceh, North Sumatra, Riau Islands, and Riau. "For the city of Medan, the flag raising ceremony was centered at the Pelindo 1 head office located in Belawan, which was attended by all Pelindo 1 employees at the Head Office, Belawan Port Branch, Belawan Domestic Container Terminal (TPKDB), Belawan International Container Terminal (BICT), Shipyard Unit (UGK) and its subsidiary, "explained Fiona Sari Utami.

Ada-Pandemi,-Trafik-Peti-Kemas-Pelindo-1-Mampu-Tumbuh-6,35-Persen.aspx
  
1/29/2021 10:01 AMMARIZA RIZQI IRIANI S.I.Kom
Berita1/25/20211178
PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 tetap mampu mencatat kinerja positif sepanjang 2020.

PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 tetap mampu mencatat kinerja positif sepanjang 2020. Hal ini dicapai berkat sejumlah strategi yang dilakukan perusahaan antara lain mendorong investasi di Pelabuhan Belawan dan Kuala Tanjung, mempercepat inovasi dan implementasi digital, serta meningkatkan kolaborasi dan partnership.

"Meskipun secara umum kondisi usaha dan bisnis cukup berat pada 2020, Pelindo 1 tetap mencatatkan pertumbuhan di sejumlah segmen usaha. Dengan demikian, Pelindo 1 bisa mempertahankan kesinambungan pertumbuhan dari tahun ke tahun," kata Direktur Utama Pelindo 1, Dani Rusli Utama, beberapa waktu lalu.​

Dani mengatakan, kinerja positif perseroan ditopang segmen bongkar muat peti kemas yang tumbuh 6,35% dari 1,33 juta TEUs (twenty-foot equivalent unit) pada 2019 menjadi 1,42 juta TEUs pada 2020.

"Peningkatan bongkar muat peti kemas ini lebih banyak didorong oleh perdagangan domestik," ucapnya.

Di Terminal Peti Kemas (TPK) Belawan yang merupakan terminal peti kemas terbesar milik Pelindo 1, tercatat bongkar muat peti kemas di terminal domestik sepanjang 2020 mencapai 575.300 TEUs atau naik 7,85% dibandingkan tahun 2019 yang sebesar 533.406 TEUs.

Adapun bongkar muat peti kemas untuk tujuan ekspor-impor sebesar 557.983 TEUs, relatif stabil dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan bongkar muat peti kemas yang signifkan terjadi di Pelabuhan Kuala Tanjung dengan pertumbuhan sebesar 125%. Sementara, kontribusi terbesar disumbang oleh Terminal Peti Kemas (TPK) Belawan dengan porsi mencapai 80% dari total bongkar muat peti kemas Pelindo 1.​

Pelabuhan Pelindo 1 yang melayani bongkar muat peti kemas berada di wilayah Belawan, Kuala Tanjung, Dumai, Pekanbaru, Tanjungpinang, Sibolga, Lhokseumawe, Malahayati, Gunungsitoli, dan Tanjung Balai Karimun.​​


Ajak-Hidup-Sehat,-Pelindo-I-Gelar-Gowes-Bareng-Virtual.aspx
  
11/23/2020 12:43 PMMARIZA RIZQI IRIANI S.I.Kom
Berita11/21/20201120
Ajak hidup sehat, Pelindo I gelar flag off ceremony untuk kegiatan P-One Sport Virtual “Run & Ride to Care” 2020 di Gedung Graha Pelindo Satu Medan

Ajak hidup sehat, PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo I gelar flag off ceremony untuk kegiatan P-One Sport Virtual “Run & Ride to Care” 2020 di Gedung Grha Pelindo Satu Medan yang dibuka Direktur Utama Pelindo I, Dani Rusli Utama didampingi jajaran Direksi Pelindo I dan Komisaris Pelindo I, Ahmad Perwira Mulia Tarigan, Jumat (20/11/2020).

“P-One Sport Virtual Run & Ride to Care 2020 ini diselenggarakan dalam rangka menyambut HUT ke-28 Pelindo I yang dilaksanakan secara virtual yang diikuti oleh pegawai Pelindo Idan masayarakat," ujar Dani.

Kegiatan ini menjadi alternatif kegiatan yang membuat kita tetap sehat dan bugar di tengah situasi pandemi seperti ini. Kita juga memastikan bahwa peserta yang mengikuti kegiatan ini tetap menerapkan protokol kesehatan dan menjaga physical distancing karena dilakukan secara virtual dan hanya sedikit peserta yang ikut secara langsung saat pelaksanaan flag off ceremony.

Pendaftaran P-One Sport Virtual “Run & Ride to Care” dibuka hingga 19 November 2020 dengan total peserta masyarakat umum sebanyak 933 orang. Sementara pelaksanaannya 20 hingga 29 November 2020 dan pemenang akan diumumkan awal Desember.

Untuk menyambut HUT ke-28, Pelindo I juga menggelar berbagai rangkaian kegiatan meliputi virtual run & ride melibatkan pegawai Pelindo I dan masyarakat umum, serta sporty day, webinar AKHLAK, cover song competition, vlog competition, dan puncak perayaan HUT pada tanggal 1 Desember yang diselenggarakan untuk pegawai Pelindo I.

“Rangkaian kegiatan HUT ke-28 ini merupakan salah satu wujud syukur Pelindo I dalam proses perjalanan tumbuh kembang korporasi. Kegiatan ini diharapkan bisa meningkatkan engagement internal perusahaan, customer, stakeholders, dan masyarakat yang mendukung dan menjadi bagian yang membuat Pelindo I terus berkembang selama 28 tahun,” tutup Corporate Communication Pelindo I Fiona Sari Utami.

Sumber : https://www.beritatrans.com/artikel/202219/Ajak-Hidup-Sehat-Pelindo-I-Gelar-Gowes-Bareng-Virtual-/

 

1 - 30Next